BRI SUPER LEGUEJADWAL PERTANDINGANKLASEMENLiga Indonesia 2025/2026Prediksi dan AnalisisSepakbolaTRENDING

Bedah Taktik Dewa United vs Arema FC: Duel Otak Messidoro dan Ketajaman Dalberto

×

Bedah Taktik Dewa United vs Arema FC: Duel Otak Messidoro dan Ketajaman Dalberto

Sebarkan artikel ini
Bedah Taktik Dewa United vs Arema FC: Duel Otak Messidoro dan Ketajaman Dalberto
Bedah Taktik Dewa United vs Arema FC: Duel Otak Messidoro dan Ketajaman Dalberto

LigaNusantara.com – Laga Dewa United FC kontra Arema FC yang akan digelar pada 26 Januari 2026 pukul 19.00 WIB diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik pekan ini. Kedua tim sedang terlibat persaingan ketat di papan tengah BRI Super League, dengan Arema FC mengoleksi 21 poin, hanya terpaut satu angka dari Dewa United yang menguntit di bawahnya.

Pertemuan ini bukan sekadar perebutan poin, melainkan juga adu strategi dua pendekatan permainan yang berbeda. Berikut ulasan mendalam jelang duel tersebut.


Dewa United FC

Kontrol Permainan dan Kreativitas Lini Tengah

Di bawah komando Jan Olde Riekerink, Dewa United dikenal sebagai tim yang nyaman menguasai bola dan membangun serangan secara terstruktur dari lini belakang.

Motor Serangan dari Tengah
Peran Alexis Messidoro sangat krusial dalam mengatur tempo permainan. Ia akan didukung Ricky Kambuaya yang agresif dan dinamis, menciptakan keseimbangan antara kreativitas dan intensitas. Dari sektor sayap, Taisei Marukawa menjadi opsi utama untuk membuka pertahanan lawan.

Serangan Lewat Sayap
Dewa United kerap memaksimalkan lebar lapangan. Pergerakan cepat dari sisi sayap bertujuan menarik bek lawan keluar, sehingga membuka ruang bagi Alex Martins untuk melakukan penyelesaian di area kotak penalti.

Masalah Klasik: Transisi Bertahan
Meski dominan dalam penguasaan bola, Dewa United masih menyisakan celah saat kehilangan bola. Lemahnya transisi bertahan, terutama karena belum konsistennya peran gelandang jangkar, membuat lini belakang rawan diserang balik dengan cepat.


Arema FC

Adaptasi Lini Belakang dan Senjata Baru di Depan

Arema FC datang ke laga ini dengan tantangan besar setelah Luiz Gustavo dipastikan absen akibat cedera ACL. Situasi tersebut memaksa pelatih Marcos Santos melakukan penyesuaian signifikan.

Opsi Darurat di Jantung Pertahanan
Nama Matheus Blade berpotensi ditarik lebih ke belakang untuk mengisi posisi bek tengah. Keputusan ini tergolong berisiko mengingat Blade lebih terbiasa beroperasi di lini tengah, namun menjadi opsi terbaik yang tersedia saat ini.

Trio Penyerang Anyar (GDV)
Di lini depan, Arema diprediksi mengandalkan kombinasi Gabriel Silva, Dalberto Luan, dan Valdeci. Gabriel Silva diharapkan memberi variasi serangan dari sisi lapangan, sementara Dalberto—yang telah mencetak 10 gol musim ini—tetap menjadi tumpuan utama dalam urusan mencetak gol.

Mengandalkan Serangan Balik
Melihat kecenderungan Dewa United menguasai bola, Arema kemungkinan memilih pendekatan lebih pragmatis. Permainan reaktif dengan mengandalkan counter-attack cepat akan menjadi senjata utama Singo Edan untuk mengeksploitasi celah saat lawan kehilangan keseimbangan.


Data dan Gambaran Strategis

  • Dewa United diperkirakan tampil proaktif dengan dominasi penguasaan bola
  • Arema FC cenderung reaktif dan mengandalkan serangan langsung
  • Alexis Messidoro menjadi pusat permainan Dewa United
  • Dalberto Luan adalah ancaman terbesar Arema di lini depan
  • Kelemahan Dewa United: transisi bertahan yang masih lambat
  • Kelemahan Arema FC: lini belakang yang sudah kebobolan 23 gol
  • Dewa United tampil dengan skuad relatif lengkap
  • Arema FC kehilangan satu bek inti yang sangat berpengaruh

Kesimpulan dan Prediksi

Pertandingan ini akan menjadi adu kecerdikan antara kreativitas lini tengah Dewa United dan efektivitas serangan balik Arema FC.

Kunci kemenangan Dewa United terletak pada kemampuan mereka mematikan serangan balik Arema sejak area tengah. Sebaliknya, peluang Arema sangat bergantung pada seberapa solid duet bek tengah darurat mereka dalam meredam pergerakan Alex Martins.

Prediksi skor akhir: Dewa United 2-1 Arema FC, dengan keunggulan Dewa United yang lebih stabil secara permainan dan absennya pilar utama pertahanan Arema.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *