liganusantara.com,Jakarta – Arema FC bertekad membuka putaran kedua BRI Super League 2025/2026 dengan hasil positif. Tantangan pertama mereka adalah bertandang ke markas Dewa United di Stadion Internasional Banten, Senin (26/1/2026), dalam duel yang diprediksi berlangsung ketat.
Di papan klasemen, kedua tim sama-sama berada di zona tengah. Arema FC menempati peringkat ke-10, sementara Dewa United membuntuti tepat satu tingkat di bawahnya. Meski demikian, laga ini memiliki arti penting karena kemenangan bisa memangkas jarak menuju posisi delapan besar. Saat ini, Singo Edan tertinggal tujuh poin dari Bali United di urutan kedelapan, sedangkan Dewa United terpaut sembilan poin.
Modal Positif Kedua Tim
Baik Dewa United maupun Arema FC sama-sama datang dengan kepercayaan diri tinggi. Pada laga terakhir, Dewa United tampil impresif dengan kemenangan telak 3-0 saat bertandang ke markas Persijap Jepara. Di sisi lain, Arema berhasil mengamankan tiga poin usai menundukkan Persik Kediri dengan skor tipis 2-1 di Stadion Kanjuruhan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengaku puas dengan kondisi timnya jelang laga tandang ini. Ia menilai kemenangan sebelumnya menjadi suntikan moral, terlebih dengan kehadiran dua pemain anyar di skuadnya.
“Persiapan berjalan baik dan motivasi pemain cukup tinggi. Apalagi sekarang kami sudah diperkuat Gustavo Franca dan Gabriel Silva,” ujar Marcos Santos.
Fokus Memperkuat Lini Depan
Arema FC memang melakukan perombakan penting pada putaran kedua dengan mendatangkan Gustavo Franca dan Gabriel Silva. Keduanya diproyeksikan mengisi sektor sayap kanan dan kiri untuk meningkatkan daya gedor tim.
Strategi ini diharapkan mampu mendukung peran striker utama, Dalberto Luan, agar lebih efektif di depan gawang lawan. Namun, Marcos Santos mengakui proses adaptasi masih menjadi pekerjaan rumah mengingat waktu persiapan yang cukup singkat.
Tak hanya di lini serang, Arema juga mendapatkan tambahan tenaga di sektor tengah. Gelandang Pablo Oliveira kembali masuk daftar pemain setelah pulih dari cedera lutut yang membuatnya absen sepanjang putaran pertama.
PR Besar di Lini Belakang
Di sisi lain, Arema FC menghadapi tantangan besar di lini pertahanan. Untuk pertama kalinya musim ini, Singo Edan harus bermain tanpa bek andalan Luiz Gustavo yang harus menepi akibat cedera lutut dan menjalani pemulihan di Brasil.
Kondisi ini memaksa Marcos Santos mencari komposisi baru di jantung pertahanan. Sejumlah opsi tersedia, mulai dari Julian Guevara, Odivan Koerich, hingga Anwar Rifai. Bahkan, Matheus Blade dan Pablo Oliveira juga bisa digeser untuk mengisi posisi bek tengah bila diperlukan. Tantangannya kini terletak pada membangun chemistry di lini belakang.
Meski unggul secara peringkat, Arema FC tetap mewaspadai kekuatan Dewa United. Tim berjuluk Tangsel Warriors masih memiliki sederet pemain berkualitas seperti Taisei Marukawa, Alexis Messidoro, Nick Kuipers, hingga Egy Maulana Vikri yang bisa menjadi pembeda kapan saja.
Rekor Pertemuan dan Misi Balas Dendam
Jika menilik rekor pertemuan, Dewa United justru memiliki catatan lebih baik atas Arema FC. Dari tujuh pertemuan di kasta tertinggi, Dewa United meraih tiga kemenangan, sementara sisanya berakhir imbang dan kalah.
Pada pertemuan putaran pertama musim ini, Dewa United bahkan sukses menaklukkan Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Saat itu, gol dari Alex Martins dan Taisei Marukawa hanya mampu dibalas sekali oleh Dalberto Luan.
Bermain di kandang sendiri kali ini tentu membuat Dewa United semakin percaya diri. Namun, Arema FC datang dengan misi jelas: membalas kekalahan dan membawa pulang poin dari Banten.
Perkiraan Susunan Pemain
Dewa United (4-3-3):
Sonny Stevens; Ridzjar Nurviat, Brian Fatari, Nick Kuipers, Edo Febriansyah; Ricky Kambuaya, Hugo Gomes, Alexis Messidoro; Taisei Marukawa, Alex Martins, Stefano Lilipaly.
Pelatih: Jan Olde Riekerink.
Arema FC (4-2-3-1):
Lucas Frigeri; Bayu Setiawan, Matheus Blade, Julian Guevara, Ahmad Alfarizi; Arkhan Fikri, Betinho; Gustavo Franca; Valdeci Moreira, Dalberto Luan, Gabriel Silva.
Pelatih: Marcos Santos.












