liganusantara.com,Jakarta – PSMS Medan menatap laga tandang ke Stadion Pakansari dengan optimisme tinggi pada pekan ke-17 Championship 2025/2026. Ayam Kinantan melihat peluang terbuka lebar mengingat performa Garudayaksa FC yang tengah mengalami periode sulit, tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir.
Duel yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (25/1/2026) dipastikan berjalan ketat sejak awal laga. Kedua tim memiliki selisih poin yang tipis di klasemen, sehingga hasil pertandingan ini berpotensi mengubah peta persaingan di papan atas.
Bagi PSMS Medan, kunjungan ke Pakansari bukan sekadar laga tandang biasa. Tambahan tiga poin akan menjadi dorongan besar untuk mendekati posisi teratas sekaligus menegaskan keseriusan Ayam Kinantan sebagai kandidat kuat dalam perburuan gelar musim ini.
Dengan situasi tersebut, PSMS datang membawa strategi menyerang yang tetap terkontrol. Mereka tidak hanya berharap pada tekanan yang tengah dihadapi lawan, tetapi juga bertekad menampilkan karakter permainan khas mereka sepanjang pertandingan.
Eko Purdjianto Siapkan Strategi Khusus

Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengungkapkan bahwa tim pelatih telah mengantongi analisis mendalam terkait permainan Garudayaksa FC. Menurutnya, penurunan performa tuan rumah membuka peluang yang bisa dimaksimalkan, meski tetap harus dihadapi dengan kewaspadaan tinggi.
“Kami tahu Garudayaksa memiliki pemain-pemain cepat, terutama di sektor sayap. Namun saya selalu tekankan, siapa pun lawannya bisa dikalahkan. Yang terpenting fokus pada game plan kami sendiri dan mempersiapkan diri sebaik mungkin,” ujar Eko usai sesi latihan resmi di Stadion Pakansari, Sabtu malam (24/1/2026).
Eko juga memastikan PSMS Medan tidak akan bermain terlalu defensif. Ia telah menyiapkan skema khusus untuk mengantisipasi keunggulan kecepatan Garudayaksa, yang selama ini kerap menjadi ancaman utama bagi lawan-lawannya.
Menurutnya, disiplin menjalankan taktik serta menjaga konsentrasi sepanjang laga akan menjadi faktor penentu. Sedikit kelengahan bisa berujung petaka, terlebih saat menghadapi tim yang ingin bangkit di hadapan pendukung sendiri.
Percaya Diri Berkat Tren Positif
PSMS Medan datang dengan modal penting berupa hasil positif dalam beberapa pertandingan terakhir. Kondisi ini dinilai Eko membuat mental para pemain berada dalam situasi yang lebih stabil dibandingkan lawan yang tengah berada di bawah tekanan.
“Sepak bola selalu penuh dinamika. Kami tentu mempelajari permainan lawan, tapi fokus utama tetap pada performa tim sendiri. Hasil-hasil sebelumnya memberi kepercayaan diri tambahan bagi para pemain,” jelasnya.
Dengan rasa percaya diri yang terus meningkat, PSMS Medan berharap mampu membawa pulang poin penuh dari Pakansari. Jika target tersebut tercapai, Ayam Kinantan bukan hanya memanfaatkan momentum, tetapi juga mengirim sinyal kuat kepada para pesaing bahwa mereka siap bersaing di jalur juara Championship 2025/2026.












