LigaNusantara.com – Kedatangan Shayne Pattynama ke Persija Jakarta membawa dampak signifikan terhadap peta persaingan di sektor bek kiri. Situasi ini membuat masa depan Alan Cardoso di skuad Macan Kemayoran kini berada dalam tanda tanya.
Persija saat ini memiliki kedalaman skuad yang cukup padat di sisi kiri pertahanan. Selain Pattynama yang baru direkrut dari Buriram United, masih ada Dony Tri Pamungkas serta Alan Cardoso yang sebelumnya menjadi pilihan utama di awal musim.
Masuknya Pattynama, pemain Timnas Indonesia berdarah Belanda, secara otomatis memperketat persaingan. Kondisi tersebut diperparah dengan keputusan pelatih Mauricio Souza yang belakangan lebih sering mempercayakan posisi bek kiri kepada Dony Tri Pamungkas.
Dengan komposisi tersebut, Persija kini memiliki tiga pemain yang beroperasi di posisi serupa. Hal ini membuat peluang bermain Alan Cardoso semakin terbatas, meskipun ia merupakan pemain yang didatangkan langsung oleh Souza ke Jakarta.
Mauricio Souza mengakui bahwa Cardoso adalah pemain yang memiliki kualitas mumpuni dan selalu menunjukkan performa positif saat diberi kesempatan. Namun, fakta di lapangan menunjukkan menit bermain bek kiri asal Brasil itu semakin menipis.
Pada pertandingan terakhir melawan Madura United, Cardoso hanya turun selama sembilan menit di penghujung laga. Dari total 18 pertandingan Persija di musim ini, ia baru tujuh kali tampil penuh selama 90 menit.
Catatan terakhir Cardoso bermain sebagai starter tanpa pergantian terjadi saat Persija menghadapi PSIM Yogyakarta pada 27 November 2025. Padahal, di awal Super League 2025/2026, pemain kelahiran Rio de Janeiro tersebut sempat menjadi andalan utama di lini belakang.
Enam laga awal Persija musim ini selalu diisi oleh Cardoso sejak menit pertama. Namun, situasi mulai berubah ketika Dony Tri Pamungkas mendapat kepercayaan lebih besar dari pelatih untuk mengisi sektor bek kiri.
Kini, dengan hadirnya Shayne Pattynama yang telah mengoleksi 12 penampilan bersama Timnas Indonesia, peluang Cardoso untuk kembali mendapatkan menit bermain reguler semakin mengecil. Pemain berusia 27 tahun itu diprediksi bakal menjadi opsi utama di sisi kiri pertahanan Persija.
Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait nasib Alan Cardoso di klub ibu kota tersebut. Souza menegaskan bahwa manajemen akan menyampaikan informasi lebih lanjut jika sudah ada kepastian.
“Terkait Cardoso, kami akan memberikan penjelasan kepada media setelah ada keputusan resmi,” ujar Souza.
Pelatih asal Brasil itu juga menegaskan kedekatannya dengan Cardoso serta memuji profesionalisme sang pemain. Menurutnya, Cardoso selalu mampu tampil maksimal setiap kali dipercaya bermain, termasuk saat diturunkan singkat melawan Madura United.
Pujian tersebut menegaskan bahwa persoalan Cardoso bukan soal kualitas, melainkan ketatnya persaingan di sektor bek kiri setelah kedatangan Pattynama. Apalagi, Souza kini memiliki opsi rotasi ideal dengan kombinasi Dony Tri Pamungkas yang masih berusia 21 tahun dan Pattynama yang berada di usia matang.
Di tengah ketidakpastian masa depan Alan Cardoso, Persija Jakarta justru menunjukkan performa positif di Super League 2025/2026. Kemenangan 2-0 atas Madura United membuat Macan Kemayoran terus menempel ketat para pesaing di papan atas klasemen dengan koleksi 38 poin dari 18 pertandingan.












