LigaNusantara.com – Persaingan Indonesia Masters 2026 memasuki babak perempat final yang digelar hari ini, Jumat (23/1/2026), di Istora Senayan, Jakarta. Sejumlah duel menarik tersaji, khususnya di sektor ganda putra yang kembali menjadi pusat perhatian.
Indonesia menurunkan tiga pasangan pada nomor ini, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Ketiganya berusaha menjaga dominasi tuan rumah di turnamen level BWF Super 500 tersebut.
Salah satu laga yang menyita perhatian adalah duel sesama wakil Indonesia antara Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin. Pertandingan ini memastikan satu tiket semifinal akan diamankan oleh pasangan Merah Putih.
Sementara itu, tantangan berbeda dihadapi Sabar/Reza yang harus berhadapan dengan unggulan ketiga asal Malaysia, Man Wei Chong/Kai Wun Tee, pada babak delapan besar.
Selain Man/Tee, Malaysia juga masih memiliki wakil lain di sektor ini melalui pasangan profesional Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani. Tak hanya itu, satu nama asal Negeri Jiran juga hadir di perempat final lewat Goh V Shem yang berpasangan dengan Choi Sol-gyu dari Korea Selatan.
Khusus Man/Tee dan Goh/Izzuddin, keduanya menempati jalur berbeda menuju semifinal. Man/Tee, yang merupakan produk Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) dan dilatih oleh Herry Iman Pierngadi, berada di jalur yang dipenuhi wakil Indonesia.
Jika mampu melewati hadangan Sabar/Reza, pasangan peringkat enam dunia itu tetap berpotensi bertemu ganda tuan rumah di semifinal. Pasalnya, satu slot empat besar di jalur tersebut sudah dipastikan menjadi milik Fajar/Fikri atau Raymond/Joaquin.
Sebaliknya, Goh/Izzuddin memiliki situasi yang lebih menguntungkan. Mereka tidak akan bertemu wakil Indonesia di babak semifinal. Pada laga perempat final, unggulan keempat itu dijadwalkan menghadapi pasangan Korea Selatan, Song Hyun-cho/Lee Jong-min.
Adapun calon lawan mereka di semifinal akan ditentukan dari duel antara Daniel Lundgaard/Mads Verstergaard asal Denmark melawan pasangan kombinasi Denmark-Malaysia-Korea Selatan, Goh V Shem/Choi Sol-gyu.
Perbedaan jalur ini membuat Goh/Izzuddin dinilai memiliki keuntungan tersendiri karena peluang bertemu wakil tuan rumah baru terbuka di partai puncak. Kondisi tersebut turut disoroti media Malaysia, New Straits Times (NST), yang menaruh harapan besar pada pasangan ranking sembilan dunia tersebut.
NST menilai jalur yang relatif lebih bersih dari ancaman ganda Indonesia membuka peluang lebar bagi Goh/Izzuddin untuk melangkah ke final. Dengan status sebagai pasangan berperingkat tertinggi di jalurnya, mereka dianggap layak memenuhi ekspektasi tersebut.
Dalam laporannya, NST menyoroti kemenangan Song Hyun-cho/Lee Jong-min yang secara mengejutkan menyingkirkan unggulan ketujuh asal Inggris, Ben Lane/Sean Vendy, dengan skor 21-16, 21-15.
Media tersebut juga menyebut bahwa jika Goh/Izzuddin berhasil melewati laga perempat final, mereka akan berstatus favorit di semifinal, baik menghadapi Lundgaard/Verstergaard maupun kombinasi Goh/Choi.
Goh/Izzuddin terakhir kali meraih gelar juara di India Open pada Januari tahun lalu. Mereka kini berambisi mengembalikan performa terbaik setelah harus keluar dari delapan besar dunia pada pembaruan peringkat terbaru.












