Berita Liga 2Berita Liga 3Berita viral Sepak bolaBRI SUPER LEGUEKualifikasi Piala Dunia 2026LAINYALiga Indonesia 2025/2026NasionalNEWSOlahragaSepakbolaSKOR TERKINITimnas IndonesiaTRENDING

Parade Pelatih di FIFA Series 2026: Ujian Perdana John Herdman Bersama Timnas Indonesia

×

Parade Pelatih di FIFA Series 2026: Ujian Perdana John Herdman Bersama Timnas Indonesia

Sebarkan artikel ini
FIFA Series 2026:
FIFA Series 2026:

iganusantara.com – ,JakartaTimnas Indonesia bersiap menjalani tantangan di ajang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di Jakarta pada Maret mendatang, bertepatan dengan agenda FIFA Matchday. Turnamen ini menjadi panggung internasional penting bagi Skuad Garuda untuk mengukur kekuatan menghadapi lawan lintas konfederasi.

Dalam grup yang sama, Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (Oseania), serta Saint Kitts and Nevis (CONCACAF). Keempat negara tersebut hadir dengan latar belakang dan karakter permainan berbeda, menjadikan persaingan di grup ini menarik untuk disimak.

Bagi Indonesia, FIFA Series 2026 juga menandai dimulainya era baru di bawah kepemimpinan John Herdman. Sementara itu, tiga tim lain juga datang dengan pelatih masing-masing yang memiliki pengalaman serta pendekatan taktik tersendiri. Berikut profil singkat para juru taktik yang akan tampil di grup ini.


John Herdman (Timnas Indonesia)

Timnas Indonesia resmi memulai babak baru setelah menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala, menggantikan posisi yang sebelumnya diisi Patrick Kluivert. Pelatih asal Inggris ini membawa rekam jejak impresif di level internasional dan diharapkan mampu mengangkat prestasi Skuad Garuda.

Sepanjang kariernya, Herdman telah mencatatkan sembilan pencapaian besar bersama tim nasional. Prestasi paling menonjol adalah keberhasilannya membawa Timnas Kanada tampil di Piala Dunia 2022, sekaligus mengantar negara tersebut kembali ke ajang tertinggi sepak bola dunia setelah penantian 36 tahun.

Selain itu, Herdman juga pernah membawa Kanada mencapai peringkat 22 FIFA dunia pada Februari 2022. Di sektor putri, ia sukses membawa Kanada ke peringkat keempat dunia pada 2018, meraih emas Pan American Games 2011, serta medali perunggu Olimpiade London 2012 dan Rio 2016. Ia juga berpengalaman menangani Timnas Selandia Baru di Olimpiade Beijing 2008 dan Piala Dunia Putri 2011.


Joshua Smith (Kepulauan Solomon)

Kepulauan Solomon datang sebagai tim yang berpotensi menjadi kejutan di grup ini. Mereka saat ini dilatih Joshua Smith, pelatih muda asal Australia yang mulai menangani tim nasional tersebut sejak September 2024.

Di usia 38 tahun, Smith memiliki pengalaman kepelatihan di sejumlah klub, seperti Eastern United, Adelaide City, FK Beograd, hingga Adelaide Cobras. Ia dikenal kerap mengandalkan formasi 4-4-2 dalam meramu strategi tim.

Dalam FIFA Series 2026, Smith diperkirakan akan mengandalkan pemain-pemain seperti Raphael Lea’i, yang menjadi bintang tim dengan catatan 11 gol dari 22 penampilan internasional. Nama lain yang patut diperhatikan adalah Micah Lea’alafa serta William Komasi. Sementara itu, posisi penjaga gawang diisi oleh Philip Mango yang telah mengoleksi 45 caps.


Alexander Dimitrov (Bulgaria)

Timnas Bulgaria dipimpin oleh Alexander Dimitrov, sosok yang cukup dikenal di kancah sepak bola Indonesia. Saat masih berstatus pemain, Dimitrov pernah memperkuat Persipura Jayapura pada era Liga Indonesia antara 2003 hingga 2005.

Setelah pensiun pada 2006, Dimitrov beralih ke dunia kepelatihan dan sempat menjadi asisten pelatih Persipura sebelum mengikuti Ivan Kolev ke Timnas Indonesia. Ia juga pernah menjadi bagian staf kepelatihan Skuad Garuda pada Piala Asia 2007.

Kini, Dimitrov kembali ke Indonesia dengan peran berbeda. Berbekal lisensi UEFA Pro, ia memimpin langsung Timnas Bulgaria dan berambisi membawa negaranya tampil kompetitif dalam ajang FIFA Series 2026.


Austin Huggins (Saint Kitts and Nevis)

Saint Kitts and Nevis akan tampil di bawah arahan pelatih lokal mereka, Austin Huggins. Pelatih berusia 56 tahun ini mulai menangani tim nasional sejak November 2024 dan telah memimpin delapan pertandingan resmi.

Selama periode tersebut, Huggins mencatatkan dua kemenangan dan enam kekalahan. Ia kerap menerapkan formasi 4-2-3-1 sebagai pendekatan utama. Beberapa hasil kurang memuaskan dialami saat menghadapi negara-negara seperti Kuba, Saint Martin, Saint Vincent, hingga Trinidad and Tobago.

Meski demikian, Huggins memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang bisa menjadi ancaman, di antaranya Jordan Bowery, Romaine Sawyers, Omari Sterling-James, hingga Lois Maynard.


Dengan kehadiran empat pelatih dari latar belakang dan filosofi berbeda, FIFA Series 2026 dipastikan menjadi ajang pembuktian menarik. Bagi John Herdman, turnamen ini akan menjadi ujian awal dalam membangun identitas baru Timnas Indonesia di panggung internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *