Liganusantara.com, Jakarta – Persib Bandung kembali menjadi sorotan pada bursa transfer putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Setelah sebelumnya dikaitkan dengan Layvin Kurzawa, kini nama Terence Kongolo ikut mencuat sebagai kandidat penguat lini belakang Maung Bandung.
Bek berpaspor Belanda tersebut lahir di Fribourg, Swiss, pada 14 Februari 1994. Dengan postur setinggi 188 sentimeter, Kongolo dikenal sebagai pemain bertahan yang kuat dalam duel fisik serta memiliki kemampuan membaca permainan yang baik.
Di usia 31 tahun, Kongolo menawarkan keunggulan berupa fleksibilitas posisi. Ia dapat dimainkan sebagai bek tengah maupun bek kiri, sebuah atribut yang memberi keuntungan taktis bagi tim yang membutuhkan variasi di sektor pertahanan.
Perjalanan Karier dari Feyenoord hingga Liga Inggris
Kongolo mengawali karier sepak bolanya melalui akademi Feyenoord. Konsistensi dan kualitas permainannya membawanya menembus tim utama, di mana ia mencatatkan lebih dari 100 penampilan bersama salah satu klub terbesar di Belanda tersebut.
Performa solid di Eredivisie membuka pintu baginya untuk menjajal kompetisi Eropa lainnya. Kongolo sempat memperkuat AS Monaco di Ligue 1, sebelum melanjutkan karier ke Inggris bersama Huddersfield Town dan Fulham. Pengalaman bermain di berbagai liga top Eropa menjadi nilai tambah dalam profilnya sebagai pemain bertahan berpengalaman.
Pernah Jadi Bagian Timnas Belanda di Piala Dunia 2014
Di level internasional, rekam jejak Kongolo juga terbilang mentereng. Ia pernah memperkuat Timnas Belanda sejak level usia muda, mulai dari U-15, hingga akhirnya menembus skuad senior.
Momen puncak karier internasionalnya terjadi saat ia masuk dalam daftar pemain Belanda pada ajang Piala Dunia 2014. Selama membela Oranje, Kongolo mengoleksi empat caps hingga periode 2018.
Riwayat Cedera Jadi Catatan Penting

Meski memiliki pengalaman dan kualitas mumpuni, Kongolo tak lepas dari sorotan akibat riwayat cederanya. Sepanjang karier profesionalnya, ia tercatat cukup sering mengalami gangguan kebugaran yang memaksanya absen dalam durasi panjang.
Cedera paling serius terjadi pada Februari 2020 ketika ia mengalami patah tulang kaki. Insiden tersebut membuatnya harus menjalani masa pemulihan selama sekitar enam bulan dan melewatkan 18 pertandingan resmi.
Masalah fisik berlanjut pada April 2021 saat ia menjalani operasi lutut, yang membuatnya menepi selama lebih dari lima bulan. Bahkan pada musim 2020/2021, Kongolo sempat mengalami beberapa cedera berbeda, termasuk gangguan kebugaran dan cedera pergelangan kaki yang memakan waktu pemulihan cukup lama.
Cedera Terbaru dan Status Bebas Transfer
Dalam catatan teranyar pada musim 2025/2026, Kongolo kembali mengalami cedera otot yang membuatnya absen selama sekitar dua pekan pada Agustus 2025. Meski tidak tergolong parah, kondisi ini tetap menjadi bahan pertimbangan bagi klub peminat.
Saat ini, Kongolo berstatus tanpa klub usai kontraknya bersama NAC Breda berakhir pada awal Januari 2026. Situasi bebas transfer tersebut berpotensi memudahkan Persib Bandung jika ingin merekrutnya tanpa harus mengeluarkan biaya transfer.
Dengan pengalaman internasional dan harga yang relatif terjangkau, Kongolo menawarkan potensi besar. Namun, catatan cedera yang panjang menjadi faktor krusial yang perlu dipertimbangkan secara matang oleh manajemen Persib.












