Liganusantara.com, Jakarta – Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, kembali menunjukkan peran penting bersama Lommel SK di Challenger Pro League Belgia musim 2025/2026. Kontribusinya membantu Lommel SK meraih kemenangan 2-0 atas Jong Genk dan mengamankan posisi di papan atas klasemen.
Pertandingan pekan ke-20 tersebut berlangsung di Stadion De Leunen, Geel, Sabtu (17/1/2026) dini hari WIB. Lommel SK tampil solid dan membawa pulang tiga poin penting dari laga tandang.
Dua gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Rafl Seuntjens pada menit ke-40, disusul Lucas Schoofs tiga menit kemudian. Keunggulan tersebut bertahan hingga laga usai.
Performa Konsisten Pelupessy di Lini Tengah

Dalam pertandingan itu, Joey Pelupessy tampil sebagai starter dan bermain penuh selama 90 menit. Gelandang berusia 32 tahun tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan permainan Lommel SK.
Berdasarkan catatan FotMob, Pelupessy memperoleh rating 7. Ia mencatatkan akurasi umpan mencapai 86 persen, menciptakan satu peluang, serta melakukan satu blok tembakan. Selain itu, ia juga membukukan tiga tekel, satu sapuan, dua kali recovery bola, dan mencatatkan persentase duel sebesar 38 persen.
Penampilan tersebut menjadi penampilan ke-17 Pelupessy dari total 19 laga Lommel SK di Challenger Pro League musim ini. Sejauh ini, ia telah menyumbangkan tiga gol, mengoleksi satu kartu kuning, dan bermain selama 952 menit.
Lommel SK Naik Klasemen, Masa Depan Pelupessy Jadi Sorotan
Tambahan tiga poin membuat Lommel SK naik ke posisi ketiga klasemen sementara Challenger Pro League dengan koleksi 35 poin dari 19 pertandingan.
Di tengah performa apiknya di Belgia, nama Joey Pelupessy juga mulai ramai diperbincangkan di Indonesia. Gelandang naturalisasi Timnas Indonesia tersebut dikabarkan masuk radar dua klub besar BRI Super League 2025/2026, yakni Persib Bandung dan Persija Jakarta.
Jika rumor tersebut menjadi kenyataan, Pelupessy berpeluang mengikuti jejak sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang lebih dahulu merumput di kompetisi domestik, seperti Jordi Amat, Rafael Struick, Thom Haye, hingga Eliano Reijnders.












