Berita Liga 2Berita Liga 3Berita viral Sepak bolaBRI SUPER LEGUEFutsal IndonesiaHiburanKLASEMENKualifikasi Piala Dunia 2026Liga Indonesia 2025/2026NEWSOlahragaPrediksi dan AnalisisSepakbolaTimnas Indonesia

4 Pemain Muda dengan Performa Menonjol di Putaran Pertama BRI Super League 2025/2026

×

4 Pemain Muda dengan Performa Menonjol di Putaran Pertama BRI Super League 2025/2026

Sebarkan artikel ini
Tim Redaksi liganusantara.com
BRI Super League 2025/2026,

Liganusantara.com, Jakarta– Putaran pertama BRI Super League 2025/2026 menjadi panggung pembuktian bagi sejumlah pemain muda. Mereka tampil konsisten, berani mengambil peran penting, dan sukses mencuri perhatian lewat kontribusi nyata untuk klub masing-masing.

Tak sedikit dari mereka yang bahkan dinobatkan sebagai Young Player of the Week berkat performa impresifnya. Menariknya, para talenta muda ini tersebar di berbagai posisi, mulai dari penjaga gawang, lini belakang, hingga sektor serang.

Berikut empat pemain muda yang tampil paling menonjol sepanjang paruh pertama kompetisi.

Hokky Caraka

Penyerang muda Persita Tangerang, Hokky Caraka, menunjukkan perkembangan signifikan di musim ini. Di bawah arahan Carlos Pena, pemain berusia 21 tahun tersebut mendapat peran baru sebagai winger kanan.

Kepercayaan itu dijawab dengan performa solid. Hokky tampil dalam 15 pertandingan bersama Pendekar Cisadane di putaran pertama dan mencatatkan kontribusi penting berupa tiga gol serta satu assist. Produktivitasnya menjadikan Hokky sebagai salah satu pemain muda paling berpengaruh musim ini.

Yano Putra

Nama Yano Putra juga layak masuk dalam daftar. Gelandang PSBS Biak ini mampu menembus skuad utama Badai Pasifik dan menjadi bagian penting tim sepanjang putaran pertama.

Pemain berusia 22 tahun tersebut tampil dalam 14 laga dan sukses menyumbang dua gol serta dua assist. Konsistensi permainannya membuat Yano kian diperhitungkan dan berpotensi menjadi incaran klub lain jika mampu mempertahankan performanya.

Cahya Supriadi

Di sektor penjaga gawang, Cahya Supriadi tampil menonjol bersama PSIM Yogyakarta. Keputusan kiper berusia 22 tahun itu untuk bergabung dengan Laskar Mataram terbukti tepat.

Cahya langsung dipercaya sebagai kiper utama dan tampil dalam 15 pertandingan pada putaran pertama. Ia mencatatkan enam clean sheet, sebuah pencapaian yang menempatkannya di jajaran kiper dengan jumlah nirbobol terbanyak musim ini, bersaing dengan nama-nama kiper lokal papan atas.

Kadek Arel Priyatna

Kadek Arel menjadi satu-satunya pemain berusia 20 tahun ke bawah yang mampu menembus catatan lebih dari 1.000 menit bermain di putaran pertama. Bek tengah Bali United ini tetap menjadi pilihan utama meski sempat absen karena membela Timnas Indonesia U-23.

Sebagai kapten Garuda Muda di SEA Games 2025, Kadek Arel menunjukkan kedewasaan bermain yang melampaui usianya. Ia menjadi tandem ideal Joao Ferrari di jantung pertahanan Bali United dan tampil konsisten sepanjang paruh musim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *