Liganusantara.com, Jakarta – PSIM Yogyakarta tampil mengejutkan pada paruh musim BRI Super League 2025/2026. Berstatus sebagai tim promosi, Laskar Mataram mampu menembus posisi enam besar klasemen sementara hingga pekan ke-17 kompetisi.
Hingga titik tersebut, PSIM telah mengoleksi 30 poin hasil dari delapan kemenangan, enam kali bermain imbang, dan tiga kekalahan. Tim asuhan Jean-Paul van Gastel itu bahkan untuk sementara berada di atas sejumlah klub mapan seperti Persebaya Surabaya dan Bali United yang sudah lama berkiprah di level tertinggi sepak bola nasional.
Jika menilik catatan musim-musim sebelumnya, performa PSIM saat ini mulai mendekati torehan Malut United pada musim 2024/2025. Kala itu, tim berjuluk Laskar Kie Raha sukses menutup kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir dengan raihan 57 poin.
Manajemen PSIM Tetap Realistis

Meski hasil di paruh musim terbilang impresif, manajemen PSIM memilih untuk tetap menapakkan kaki di tanah. Direktur Utama PSIM Yogyakarta, Yuliana Tasno, menegaskan bahwa klub tidak ingin terburu-buru menetapkan target tinggi.
Menurutnya, pencapaian saat ini sudah tergolong luar biasa, mengingat PSIM baru kembali ke kasta tertinggi dan manajemen juga masih dalam proses adaptasi. Ia menilai posisi di papan atas sebagai bonus dari kerja keras tim, bukan target utama.
Yuliana menegaskan bahwa tujuan utama PSIM musim ini sederhana, yakni memastikan diri tetap bertahan di Super League. Fokus tersebut dianggap paling realistis demi menjaga stabilitas klub dalam jangka panjang.
Persib Jadi Tim dengan Pertahanan Terbaik
Sementara itu, juara paruh musim Persib Bandung menunjukkan dominasi dari sisi pertahanan. Hingga akhir putaran pertama, Maung Bandung tercatat sebagai tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Super League 2025/2026.
Persib hanya kemasukan 11 gol dari 17 pertandingan. Catatan tersebut turut mengantarkan kiper mereka, Teja Paku Alam, sebagai penjaga gawang dengan jumlah clean sheet terbanyak sejauh ini.
Teja mencatatkan sembilan laga tanpa kebobolan dari total 15 penampilan bersama Persib. Di bawahnya, kiper Bali United Mike Hauptmeijer mengoleksi delapan clean sheet. Sementara Igor Rodrigues dari Persita Tangerang serta Nadeo Argawinata milik Borneo FC sama-sama mencatat tujuh pertandingan tanpa kebobolan.












