LigaNusantara.com, Jakarta – Semen Padang FC melakukan perombakan besar jelang bergulirnya putaran kedua BRI Super League musim 2025/2026 yang dijadwalkan dimulai pada akhir Januari. Klub berjuluk Kabau Sirah tersebut resmi merekrut delapan pemain asing baru untuk memperkuat skuad.
Mengacu pada keterangan di laman resmi I.League, Kamis, penasihat Semen Padang Andre Rosiade mengungkapkan bahwa timnya akan menurunkan total 10 pemain asing pada putaran kedua. Dari jumlah tersebut, hanya dua pemain asing lama yang tetap dipertahankan, sementara delapan lainnya merupakan wajah anyar.
“Selain enam pemain asing yang sudah kami datangkan, kami masih akan menambah dua pemain asing lagi untuk posisi penyerang dan winger. Untuk pemain asing lama, hanya dua yang dipertahankan,” ujar Andre.
Ia menambahkan, hingga saat ini Semen Padang telah memastikan penggunaan 10 pemain asing, terdiri dari delapan rekrutan baru dan dua pemain lama, sebagaimana disampaikan melalui unggahan di media sosial pribadinya dan akun resmi klub.
Keputusan mendatangkan banyak pemain asing, menurut Andre, merupakan bagian dari upaya meningkatkan performa tim setelah hasil kurang maksimal pada putaran pertama.
“Saya sudah menyampaikan sebelumnya bahwa akan ada perombakan tim setelah kekalahan dari Persis Solo. Kami langsung menggelar rapat evaluasi bersama manajemen dan tim pelatih untuk melakukan perombakan menyeluruh,” jelasnya.
Tak hanya fokus pada pemain asing, Semen Padang juga berencana memperkuat komposisi pemain lokal. Andre memastikan manajemen tetap berupaya mencari pemain lokal berkualitas untuk melengkapi kebutuhan tim asuhan Dejan Antonic.
“Kami juga terus berburu pemain lokal. Walaupun tidak mudah, kami tetap berusaha mendatangkan pemain lokal berkualitas untuk menutup kekurangan tim. Harapannya, pada putaran kedua nanti Semen Padang tampil dengan wajah baru,” kata Andre.
Sejauh ini, enam pemain asing yang sudah resmi bergabung dengan Semen Padang adalah Kianz Froese, Guillermo Fernandez, Jaime Giraldo, Kazaki Nakagawa, Boubakary Diarra, dan Ravy Tsouka.












