Liganusantara.com,Sleman – PSS Sleman belum mengambil langkah agresif dalam memanfaatkan jendela transfer paruh musim Pegadaian Championship 2025/2026. Tim berjuluk Super Elang Jawa itu memilih bersikap realistis dengan terlebih dahulu mengevaluasi komposisi pemain yang dimiliki saat ini.
Sejauh ini, manajemen PSS telah menambah kekuatan dengan mendatangkan tiga pemain berstatus pinjaman. Mereka adalah bek asal Brasil Lucao, serta dua pemain muda potensial Figo Dennis dan Jehan Pahlevi.
Asisten pelatih PSS, Gilang Ramadhan, mengungkapkan bahwa tim pelatih bersama manajemen masih melakukan penilaian internal sebelum menentukan langkah lanjutan di bursa transfer.
“Untuk pemain baru, saat ini kami belum bisa memastikan. Kami masih melihat perkembangan kondisi tim yang ada seiring waktu berjalan,” ujar Gilang, Senin (12/1/2026).
Peluang Rekrutmen Masih Terbuka

Meski belum mengambil keputusan final, Gilang menegaskan peluang mendatangkan pemain tambahan tetap ada. Semua akan bergantung pada kebutuhan tim yang terlihat dari hasil latihan maupun pertandingan ke depan.
“Kalau nanti di latihan atau pertandingan terlihat ada sektor yang perlu diperkuat, tentu kemungkinan mendatangkan pemain baru tetap terbuka. Tapi saat ini kami masih memantau situasi tim,” jelasnya.
Saat ini, Laskar Sembada tengah berada dalam persaingan ketat di papan atas klasemen demi meraih tiket promosi ke BRI Super League musim depan. PSS menempati posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 33 poin.
Mereka hanya tertinggal dua poin dari Barito Putera di puncak klasemen, serta unggul empat angka atas Persipura Jayapura yang berada di posisi ketiga Grup Timur Pegadaian Championship.
Kendala Administrasi Pemain Baru
Terkait peluang debut pemain anyar, Gilang menyebut kendala administratif masih menjadi faktor penghambat. Hal itu terutama dialami oleh Lucao yang belum bisa diturunkan saat laga kontra PSIS Semarang pekan lalu.
“Untuk pemain baru, kami masih mengurus administrasi. Khusus Lucao memang sempat terkendala kelengkapan berkas,” terang Gilang.
Sementara itu, dua pemain muda lainnya sebenarnya sudah memenuhi syarat untuk bermain. Namun, tim pelatih menilai belum saat yang tepat memberi mereka kesempatan tampil.
“Dua pemain muda itu sebenarnya sudah bisa main, tetapi untuk pertandingan melawan PSIS kemarin kami rasa belum waktunya,” tambahnya.
Pendekatan wait and see yang diterapkan PSS Sleman menunjukkan kehati-hatian dalam mengambil keputusan di bursa transfer paruh musim, demi menjaga keseimbangan tim dan konsistensi performa dalam perburuan promosi.












