Liganusantara.com, Jakarta – FC Barcelona kembali menunjukkan superioritasnya di ajang Piala Super Spanyol. Blaugrana keluar sebagai juara setelah menaklukkan rival klasik Real Madrid dengan skor ketat 3-2 pada laga final Supercopa de España yang digelar di Jeddah, Arab Saudi, Minggu malam waktu setempat.
Kemenangan ini memastikan Barcelona memperpanjang statusnya sebagai tim tersukses di kompetisi tersebut dengan raihan 16 gelar. El Clasico di Timur Tengah kembali menyuguhkan duel penuh emosi, tempo tinggi, dan kualitas permainan elite dari dua raksasa Spanyol.
Raphinha menjadi figur sentral dalam keberhasilan Barcelona. Winger asal Brasil itu mencetak dua gol krusial dan melanjutkan performa impresifnya setelah juga bersinar di semifinal. Satu gol tambahan Blaugrana disumbangkan oleh Robert Lewandowski.
Hasil ini sekaligus menjadi ajang pembalasan Barcelona atas Real Madrid, yang sebelumnya menang 2-1 pada pertemuan La Liga di Santiago Bernabeu, Oktober lalu.
Babak Pertama Penuh Aksi dan Gol

Barcelona tidak langsung menguasai jalannya laga sejak awal. Dalam 30 menit pertama, tempo permainan relatif seimbang sebelum Blaugrana mulai menemukan ritme.
Raphinha sempat menyia-nyiakan peluang emas setelah menerima umpan terobosan dari Lamine Yamal. Namun, ia menebus kesalahan tersebut pada menit ke-36 lewat gol pembuka. Aksi individunya diakhiri dengan tembakan keras yang gagal dibendung Thibaut Courtois.
Real Madrid tidak butuh waktu lama untuk merespons. Vinicius Junior menyamakan skor lewat aksi brilian, melewati Jules Kounde sebelum menaklukkan Joan Garcia di dalam kotak penalti.
Barcelona kembali unggul setelah Pedri mengirim umpan akurat kepada Lewandowski. Striker Polandia itu menyelesaikan peluang dengan sentuhan cerdas yang melewati Courtois.
Namun, keunggulan tersebut kembali sirna. Gonzalo Garcia mencetak gol penyeimbang bagi Real Madrid dengan memanfaatkan bola liar di kotak penalti, usai sundulan Raphinha lebih dulu mengenai mistar. Skor 2-2 bertahan hingga turun minum.
Gol Penentu Raphinha dan Pertahanan Solid Barcelona
Memasuki babak kedua, intensitas laga tetap tinggi meski tempo sedikit menurun. Barcelona akhirnya kembali memimpin lewat gol kedua Raphinha. Sepakannya yang sempat mengenai Raul Asencio membuat arah bola berubah dan mengecoh Courtois.
Unggul satu gol, Barcelona memilih bermain lebih disiplin. Real Madrid terus menekan demi mencari gol penyama, menciptakan situasi menegangkan hingga menit-menit akhir.
Drama bertambah setelah Frenkie de Jong diganjar kartu merah pada masa injury time. Bermain dengan sepuluh pemain, Barcelona bertahan mati-matian untuk menjaga keunggulan.
Hingga peluit panjang berbunyi, Real Madrid gagal mencetak gol tambahan. Barcelona pun memastikan kemenangan 3-2 dan kembali mengangkat trofi Supercopa de España, sekaligus menegaskan dominasi mereka di ajang tersebut.












