Liganusantara.com – Benjamin Sesko memilih bersikap tenang meski Manchester United mengawali tahun 2026 dengan hasil yang belum memuaskan. Penyerang muda tersebut justru menunjukkan keyakinan besar bahwa Setan Merah akan keluar dari periode sulit yang sedang mereka alami.
Manchester United memang tengah berada dalam fase transisi yang tidak mudah. Sejak pergantian tahun, mereka belum mampu meraih kemenangan. Situasi semakin rumit setelah klub memutuskan berpisah dengan Ruben Amorim, yang hanya bertahan selama 14 bulan sebagai pelatih kepala.
Meski demikian, Sesko menilai kondisi ini bukan akhir segalanya. Ia percaya MU sedang berada dalam proses menuju kebangkitan dan hanya membutuhkan waktu untuk kembali ke performa terbaik.
Keyakinan Tetap Terjaga di Tengah Tekanan

Manchester United baru saja bermain imbang 2-2 saat bertandang ke markas Burnley di Turf Moor. Laga tersebut menjadi debut Darren Fletcher sebagai pelatih sementara.
Hasil imbang itu membuat MU tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara. Namun jarak poin menuju zona Liga Champions masih relatif dekat dan terbuka untuk dikejar.
Sesko menilai ada perubahan positif di ruang ganti tim. Menurutnya, semangat juang para pemain tetap tinggi meski situasi sedang tidak ideal.
Ia menegaskan bahwa skuad MU memiliki kualitas dan mental yang kuat untuk bangkit. Sesko juga meminta para pendukung agar tetap memberikan kepercayaan, karena proses membangun tim membutuhkan kesabaran.
Dua Gol Jadi Bukti Kontribusi Sesko

Pertandingan melawan Burnley menjadi momen penting bagi Sesko. Ia tampil impresif dengan mencetak dua gol yang membantu MU mengamankan satu poin.
Sejak didatangkan dengan nilai transfer besar dari RB Leipzig, performanya memang kerap menjadi sorotan. Namun brace tersebut menjadi jawaban atas keraguan sekaligus sinyal bahwa ia mulai menemukan ritme terbaiknya.
Sesko mengaku semakin nyaman dengan kerja sama antarpemain. Gol-gol yang tercipta menurutnya lahir dari skema permainan yang terorganisir dan pergerakan yang saling memahami.
Ia menilai penampilan di Turf Moor mencerminkan potensi sebenarnya dari Manchester United jika tim mampu menjaga konsistensi.
Tetap Kecewa Gagal Meraih Kemenangan
Meski tampil menonjol, Sesko tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya. Bagi klub sebesar Manchester United, satu poin dinilai belum cukup.
MU sempat berada dalam posisi unggul, namun kembali gagal menjaga keunggulan akibat rapuhnya lini pertahanan. Burnley berhasil memaksakan hasil imbang hingga laga usai.
Sesko menegaskan bahwa tim sudah berjuang maksimal dan menciptakan banyak peluang. Namun, ia menyadari masih ada detail kecil yang harus segera dibenahi.
Kini fokus MU tertuju ke pertandingan berikutnya. Sesko berharap timnya bisa segera kembali ke jalur kemenangan dengan memperbaiki kesalahan yang terjadi.
Rumor Kembalinya Legenda Manchester United
Sementara itu, Darren Fletcher dipastikan masih akan memimpin tim pada laga FA Cup melawan Brighton, Minggu (11/1/2026).
Manajemen Manchester United juga terus mencari sosok pelatih interim hingga akhir musim. Sejumlah nama legenda klub mulai dikaitkan dengan posisi tersebut.
Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick disebut masuk dalam daftar pertimbangan. Selain itu, nama Ruud van Nistelrooy juga muncul sebagai kandidat potensial untuk kembali ke Old Trafford.
Keputusan manajemen terkait kursi pelatih diyakini akan sangat menentukan arah kebangkitan Manchester United ke depan.












