PSIM Jogja berhasil tampil superior di Pegadaian Liga 2 2024/2025.
Penampilan superior dari PSIM Jogja musim ini memang tak terlepas dari peran pelatih carteker Erwan Hendarwanto.
Setelah menutup musim yang luar biasa ini, pelatih carteker Erwan Hendarwanto mengakui telah mendapat beberapa tawaran melatih tim lain.
Erwan Hendarwanto berhasil mencatatkan penampilan yang impresif, dari delapan laga yang ia lakoni, dirinya berhasil membawa PSIM Jogja meraih tujuh kemenangan dan hanya kalah sekali saja.
Menariknya, catatan ini ia dapat dengan berstatus pelatih carteker PSIM Jogja.
Dirinya ditunjuk manajer PSIM Jogja untuk menggantikan Seto Nurdiantoro yang tengah diistirahatkan.
Puncak keberhasilan Erwan Hendarwanto dalam menangani PSIM Jogja adalah saat dirinya mampu memastikan PSIM Jogja naik kasta usai mengalahkan PSPS Pekanbaru pada laga pamungkas di babak 8 besar Liga 2 Pegadaian 2024/2025 dengan skor 0-1.
Tak hanya itu, Erwan Hendarwanto berhasil menutup musim 2024/2025 dengan prestasi yang sangat membanggakan.
Dirinya berhasil keluar sebagai juara Liga 2 Pegadaian 2024/2025 usai mengalahkan Bhayangkara FC 2-1 di babak final Liga 2 2024/2025.
Usai menyelesaikan musim yang luar biasa ini, Erwan Hendarwanto mengakui mulai mendapat beberapa tawaran dari tim lain.
“Beberapa dari Liga 2 ada. Ada tiga tim lah dari Jawa sama Sumatra,” ungkap Erwan, dikutip liganusantara.com dari detikjogja.com, Minggu (23/3/2025).
Namun Erwan Hendarwanto mengaku belum mendapat tawaran dari tim-tim Liga 1.
Erwan Hendarwanto menyadari mengapa belum ada tim Liga 1 yang meminatinya. Sebab ia masih memiliki lisensi kepelatihan AFC A, mengingat pelatih Liga 1 harus udah berlisensi AFC PRO.
“Iya karena mereka tahu ya kalau saya belum ada lisensi,” tegasnya.
Meski sudah mendapat beberapa tawaran dari tim-tim Liga 2 lainnya, Erwan Hendarwanto berharap dirinya bisa bertahan di PSIM Jogja.
Erwan juga mengatakan jika sudah ada komunikasi dengan pihak manajemen.
“Ya secara lisan kita memang sudah ada pembicaraan dengan Liana dan Razzi. Otomatis saya menghormati dulu apa yang sudah dibicarakan,” ungkap Erwan.
“Sebelum ada tawaran sudah ada pembicaraan. Meskipun kepastiannya kan harus ada hitam di atas putih,” pungkasnya.
Jika dirinya bertahan di PSIM Jogja musim depan, ia berharap bisa bawa tim berjuluk Laskar Mataram bertahan di Liga 1 lebih lama.