Liganusantara.com, Musim Super League 2025–2026 menghadirkan warna baru lewat kehadiran sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Menariknya, beberapa di antara mereka sebelumnya merumput di kompetisi luar negeri, terutama Eropa dan Asia, sebelum akhirnya memutuskan melanjutkan karier di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Langkah tersebut tentu meningkatkan kualitas sekaligus tensi persaingan di Super League musim ini. Lantas, siapa saja pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang kini merumput di kompetisi domestik? Berikut ulasannya.
1. Dion Markx
Nama Dion Markx menjadi salah satu kejutan terbesar di bursa transfer. Persib Bandung secara resmi memperkenalkannya sebagai rekrutan anyar pada 25 Januari 2025. Kedatangannya benar-benar di luar dugaan karena sebelumnya tak pernah dikaitkan dengan Maung Bandung.
Pemain yang didatangkan dari klub Belanda, Top Oss, itu langsung menandatangani kontrak berdurasi 2,5 tahun. Transfer ini sontak membuat publik Persib terkejut sekaligus antusias.
2. Shayne Pattynama
Shayne Pattynama menjadi pemain naturalisasi berikutnya yang merapat ke Super League pada bursa transfer Januari 2026. Bek kiri Timnas Indonesia tersebut memilih Persija Jakarta sebagai pelabuhan barunya setelah meninggalkan Buriram United di Thailand.
Persija menunjukkan keseriusannya dengan mengikat Pattynama hingga Juni 2028. Kehadirannya menjadi sinyal kuat ambisi Macan Kemayoran untuk bersaing di jalur juara musim ini.
3. Thom Haye
Thom Haye memutuskan hijrah ke Indonesia pada awal musim 2025–2026. Setelah berpisah dengan Almere City dan berstatus tanpa klub, gelandang berpengalaman ini akhirnya menerima pinangan Persib Bandung.
Adaptasi Haye berjalan mulus. Ia kini menjelma menjadi sosok penting di lini tengah Persib dan telah mengamankan kontrak hingga Mei 2027.
4. Eliano Reijnders
Bersamaan dengan Thom Haye, Eliano Reijnders juga bergabung dengan Persib Bandung di awal musim. Awalnya sempat dikabarkan hanya akan berstatus pinjaman, namun Persib justru mengamankan jasanya secara permanen hingga Mei 2027.
Eliano tampil konsisten dan cepat menyatu dengan skema permainan tim. Pelatih Bojan Hodak pun kerap menjadikannya sebagai pilihan utama.
5. Jordi Amat
Persija Jakarta tak hanya mengandalkan Pattynama. Klub ibu kota itu juga mendatangkan Jordi Amat dari Johor Darul Ta’zim, salah satu klub papan atas Malaysia.
Pengalaman Jordi langsung terasa di lini belakang Persija. Ia kini menjadi salah satu pilar utama pertahanan dan berkontribusi besar terhadap stabilitas tim musim ini.
6. Rafael Struick
Rafael Struick membuat keputusan berani dengan meninggalkan Brisbane Roar dan bergabung bersama Dewa United di Super League 2025–2026. Kepindahannya sempat mengejutkan publik mengingat usianya masih 22 tahun.
Namun sejauh ini, Struick belum menunjukkan performa terbaik. Dari 10 penampilan, ia belum mampu mencetak gol dan masih terlihat berjuang menemukan ritme permainan yang pas.
7. Jens Raven
Nama terakhir adalah Jens Raven, pemain muda naturalisasi berusia 20 tahun. Ia memilih Bali United sebagai klub barunya setelah meninggalkan Dordrecht U-21 dari Belanda.
Performa Raven masih belum konsisten. Dari 13 laga yang telah dijalani bersama Serdadu Tridatu, ia baru mencatatkan satu gol dan satu assist, menandakan proses adaptasi yang masih berjalan.












