liganusantara.com – ,Jakarta Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, segera menyusun daftar pemain yang akan dipanggil untuk menghadapi FIFA Series 2026. Sejumlah pemain lokal yang tampil konsisten di BRI Super League 2025/2026 dinilai pantas memperoleh kesempatan membela Merah Putih.
Beberapa nama memang belum terlalu populer dibanding pemain langganan Timnas. Namun, performa mereka di kompetisi domestik menunjukkan kualitas yang tak bisa diabaikan. Konsistensi dan kontribusi nyata di level klub menjadi modal penting untuk bersaing menembus skuad Garuda.
Jika mampu menjaga performa hingga mendekati agenda FIFA Series 2026, bukan tidak mungkin mereka akan dilirik untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Eksel Runtukahu

Penyerang Persija Jakarta, Eksel Runtukahu, menjadi salah satu kandidat kuat untuk dicoba di lini depan Timnas. Sejak bergabung musim ini, pemain berusia 27 tahun tersebut menunjukkan perkembangan signifikan.
Ia sempat dipercaya sebagai tumpuan serangan oleh pelatih Mauricio Souza. Hingga pertengahan musim, Eksel telah mencatatkan empat gol dan dua assist dari 15 penampilan. Produktivitas itu membuatnya layak dipertimbangkan sebagai alternatif penyerang lokal di skuad Garuda.
Teja Paku Alam

Di tengah maraknya kiper asing yang meramaikan BRI Super League 2025/2026, Teja Paku Alam tetap menjadi pilihan utama di bawah mistar Persib Bandung. Konsistensinya menjadi bukti kualitas penjaga gawang berusia 31 tahun tersebut.
Sejauh ini, Teja sudah mengoleksi 12 clean sheet dari 18 pertandingan. Catatan itu menjadi salah satu yang terbaik musim ini. Selain itu, ia hanya kebobolan delapan gol, menandakan solidnya performa di sektor pertahanan.
Meski beberapa kali masuk radar pemanggilan, Teja belum mencatatkan debut bersama Timnas senior. Performa impresif musim ini bisa menjadi momentum baginya untuk akhirnya mendapatkan kesempatan tampil.
Yano Putra
Nama Yano Putra tengah naik daun bersama PSBS Biak. Gelandang berusia 22 tahun tersebut tampil stabil dan mampu bersaing dengan pemain asing di skuad berjuluk Badai Pasifik.
Sepanjang musim ini, Yano telah mengemas 18 penampilan dengan kontribusi dua gol dan dua assist. Kemampuannya bermain di berbagai posisi—mulai dari gelandang bertahan, tengah, hingga menyerang—menjadi nilai tambah yang penting bagi tim mana pun.
Fleksibilitas dan konsistensinya membuat Yano layak dipantau untuk memperkuat lini tengah Timnas Indonesia.
Komang Teguh
Bek muda Komang Teguh Trisnanda juga menunjukkan performa menjanjikan bersama Borneo FC. Di usia 23 tahun, ia mampu tampil reguler di tengah persaingan ketat lini belakang Pesut Etam.
Komang sudah mencatatkan 18 penampilan musim ini dan seluruhnya sebagai starter. Kepercayaan penuh dari tim pelatih menunjukkan peran vitalnya di sektor pertahanan.
Meski belum merasakan caps bersama Timnas senior, Komang memiliki pengalaman di berbagai kelompok umur, mulai dari U-16, U-19, U-22, hingga U-23. Dengan perkembangan yang konsisten, ia berpeluang naik level dan mendapat kesempatan di skuad utama.
Dengan performa yang terus meningkat di kompetisi domestik, keempat pemain ini memiliki peluang untuk menjadi wajah baru di Timnas Indonesia pada FIFA Series 2026. Kini, semua kembali pada keputusan John Herdman dalam meramu komposisi terbaik bagi skuad Garuda.








