Liganusantara.com, Surabaya – TVRI Jawa Timur mengadakan kegiatan Kick Off Bola Gembira dengan menghadirkan sejumlah legenda sepak bola nasional dalam rangka sosialisasi siaran Piala Dunia 2026. Acara tersebut berlangsung di kawasan Car Free Day Jalan Tunjungan, tepatnya di depan Hotel Majapahit, Surabaya, pada Minggu pagi.
Sejumlah mantan pemain legendaris yang turut memeriahkan acara ini antara lain Yusuf Ekodono, Totok Risantono, Seger Sutrisno, Anang Ma’ruf, serta Tatag Triwibowo. Kehadiran mereka menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Timur, M. Hadi Wawan Guntoro, menyebut Kick Off Bola Gembira sebagai ajang untuk menanamkan semangat dan mimpi besar kepada generasi muda melalui olahraga sepak bola.
Ia menegaskan TVRI sebagai pemegang hak siar resmi memberikan kesempatan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menyaksikan Piala Dunia 2026 tanpa biaya. Menurutnya, akses siaran gratis ini menjadi langkah penting dalam pemerataan tontonan olahraga kelas dunia.
Lebih lanjut, Hadi Wawan berharap interaksi langsung antara publik dan para legenda sepak bola di ruang terbuka dapat memotivasi atlet muda Jawa Timur agar terus berlatih dengan tekun dan berani menargetkan prestasi di level internasional.
“Generasi muda harus berani bermimpi. Insyaallah, Timnas Indonesia suatu saat bisa tampil di Piala Dunia,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Stasiun TVRI Jawa Timur, Syalom Salombe, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menggerakkan roda perekonomian lokal.
Menurutnya, ketika ruang publik dipenuhi aktivitas positif dan masyarakat berkumpul, dampak ekonomi akan ikut terasa bagi pelaku usaha di sekitar lokasi kegiatan.
Syalom menambahkan, siaran Piala Dunia 2026 nantinya akan ditayangkan melalui TVRI Kanal Nasional dan TVRI Sport, sehingga dapat diakses secara luas oleh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Selain Surabaya, Kick Off Bola Gembira TVRI juga diselenggarakan secara serentak di berbagai kota lain dan disiarkan melalui jaringan TVRI di seluruh provinsi. Kegiatan tersebut sekaligus mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).
Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama merasakan euforia Piala Dunia melalui tayangan TVRI.










