Berita viral Sepak bolaBOLATAIMENTLAINYALiga Indonesia 2025/2026NasionalOlahragaSepakbolaTRENDING

Thom Haye Terima Pesan Ancaman dari Warganet Usai Persib Tekuk Persija

×

Thom Haye Terima Pesan Ancaman dari Warganet Usai Persib Tekuk Persija

Sebarkan artikel ini
Thom Haye Terima Pesan Ancaman dari Warganet Usai Persib Tekuk Persija
Thom Haye Terima Pesan Ancaman dari Warganet Usai Persib Tekuk Persija

liganusantara.com – ,Jakarta – Kemenangan Persib Bandung atas rival abadi Persija Jakarta dalam lanjutan pekan ke-17 BRI Super League ternyata menyisakan sisi gelap. Duel panas yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1/2026), itu berakhir manis bagi Maung Bandung, namun pahit bagi salah satu pemainnya, Thom Haye.

Persib berhasil mengamankan tiga poin setelah menundukkan Macan Kemayoran dengan skor tipis 1-0. Gol cepat yang dicetak Beckham Putra Nugraha pada menit kelima menjadi pembeda sekaligus memastikan Persib menutup paruh musim sebagai pemuncak klasemen sementara dengan koleksi 38 poin dari 17 laga.

Namun, euforia kemenangan tersebut ternodai oleh tindakan tidak terpuji. Pasca pertandingan, gelandang Persib, Thom Haye, justru mendapat teror serius berupa ancaman pembunuhan yang menyasar keluarganya.

Curahan Hati Thom Haye

Melalui unggahan di Instagram Story, pemain berusia 30 tahun itu menyampaikan rasa bangganya bisa berkontribusi dalam laga sarat gengsi tersebut. Ia mengaku senang melihat kerja keras tim dan dukungan penuh Bobotoh.

“Kami memenangkan derby hari ini. Saya bangga dengan tim dan para suporter,” tulis Thom Haye.

Tak hanya itu, pemain kelahiran Amsterdam tersebut juga menyoroti potensi besar sepak bola Indonesia. Menurutnya, atmosfer pertandingan dan semangat suporter menjadi modal penting untuk perkembangan kompetisi nasional.

“Saya benar-benar percaya sepak bola Indonesia punya masa depan cerah. Antusiasme dan atmosfernya luar biasa,” ungkapnya.

Kekecewaan atas Sikap Tidak Sportif

Meski demikian, Thom Haye mengaku kecewa dengan berbagai tindakan tidak sportif yang terjadi di lapangan. Ia menilai pelanggaran-pelanggaran yang tidak perlu justru merusak kualitas pertandingan.

“Sangat disayangkan melihat hal-hal seperti itu terjadi dan menurunkan mutu permainan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa upaya untuk menyuarakan kritik sering kali justru berujung pada konflik baru. Menurutnya, rasa saling menghormati merupakan fondasi penting dalam memajukan sepak bola.

“Ketika mencoba membicarakannya, justru muncul keinginan untuk bertengkar. Padahal, saling menghormati itu kunci,” tambahnya.

Sudah Terbiasa, Tapi Ada Batas

Pada bagian akhir pesannya, Thom Haye menegaskan bahwa sebagai pesepak bola profesional, ia sudah terbiasa menerima kritik dan tekanan. Namun, ancaman terhadap keluarga dinilainya sudah melewati batas.

“Saya bisa menerima banyak hal, tapi ancaman kematian dan pesan mengerikan yang ditujukan kepada keluarga saya harus dihentikan. Sepak bola tidak seharusnya sampai ke titik itu,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen sepak bola Indonesia, baik pemain maupun suporter, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat.

“Mari kita bangun sepak bola yang lebih baik, demi pemain, suporter, dan masa depan sepak bola Indonesia,” pungkas Thom Haye.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *