liganusantara.com – ,Jakarta Persik Kediri menunjukkan ambisi besar jelang putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Klub berjuluk Macan Putih itu tidak sekadar melakukan tambal sulam, melainkan menjalankan strategi khusus di bursa transfer paruh musim melalui proyek yang bisa disebut sebagai “Spanyolisasi” tim.
Langkah berani diambil dengan mendatangkan tiga pemain asing asal Spanyol sekaligus. Alhasil, Persik kini memiliki total lima legiun impor dari Negeri Matador, sebuah komposisi yang terbilang langka di kancah sepak bola nasional.
Lima pemain tersebut adalah Jon Toral, Ernesto Gomez, Chechu Meneses, Imanol Garcia, dan Jose Enrique. Kehadiran mereka diharapkan menjadi motor kebangkitan Persik setelah performa tim dinilai belum stabil pada paruh pertama kompetisi.
Perombakan skuat ini juga menegaskan keseriusan manajemen klub. Para pemain asing anyar direkrut untuk menggantikan legiun impor sebelumnya yang dilepas, menunjukkan bahwa perubahan dilakukan dengan perencanaan matang, bukan sekadar respons sesaat terhadap hasil buruk.
Marcos Reina dan Transformasi Gaya Bermain Persik

Di balik proyek Spanyolisasi tersebut, nama Marcos Reina Torres menjadi aktor utama. Pelatih asal Spanyol itu membawa pendekatan khas sepak bola Eropa Selatan yang menitikberatkan keseimbangan antar lini.
Reina menilai timnya memiliki masalah fundamental pada putaran pertama. Meski mampu mencetak 22 gol, Persik harus kebobolan 32 kali, menciptakan selisih negatif yang menjadi perhatian serius tim pelatih.
Pengalaman Reina, yang pernah menangani Rangers di Liga Andorra, membuatnya yakin bahwa pembenahan tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Dua sektor vital, yakni pertahanan dan penyerangan, harus diperkuat secara bersamaan.
Karena itu, pemain-pemain Spanyol yang direkrut tidak terfokus pada satu posisi saja. Chechu Meneses didatangkan untuk memperkokoh jantung pertahanan usai dipinjam dari Malut United. Sementara di lini tengah, Imanol Garcia diproyeksikan menjadi penyeimbang permainan sekaligus pengatur tempo.
Skema Diamond dan Optimisme Baru Macan Putih

Di sektor tengah lapangan, Imanol Garcia disiapkan berduet dengan Jon Toral. Garcia sendiri memiliki rekam jejak mentereng setelah menimba ilmu di akademi La Masia Barcelona dan Arsenal, sebelum melanjutkan karier profesional di Mumbai City FC.
Tak berhenti di situ, Persik juga mengamankan jasa Ernesto Gomez menjelang penutupan bursa transfer. Winger asal Spanyol tersebut diharapkan mampu menghadirkan suplai bola berkualitas untuk Jose Enrique, yang saat ini menjadi pencetak gol terbanyak tim dengan delapan gol.
Komposisi ini memberi ruang bagi Marcos Reina untuk menerapkan formasi diamond. Imanol Garcia diplot sebagai gelandang bertahan, sementara Jon Toral dan Ernesto Gomez berperan menopang dari sisi kanan dan kiri.
Ketiga gelandang tersebut diharapkan menjadi sumber kreativitas utama bagi Jose Enrique di lini depan. Dua gol Enrique ke gawang Bali United menjadi sinyal positif bahwa chemistry antar pemain Spanyol mulai terbentuk, sekaligus memunculkan harapan baru bagi Persik Kediri di putaran kedua musim ini.








