Timnas Indonesia

Siapa Pengganti Ezra Walian dalam Situasi Bola Mati Timnas Indonesia?

×

Siapa Pengganti Ezra Walian dalam Situasi Bola Mati Timnas Indonesia?

Sebarkan artikel ini
Ezra Walian
Ezra Walian

Liganusantara.comJakarta –  Ketiadaan Ezra Walian memunculkan tanda tanya mengenai siapa yang akan menjadi pengambil bola mati bagi Timnas Indonesia. Meski demikian, tim pelatih disebut sudah menyiapkan beberapa opsi untuk mengisi peran penting tersebut.

Timnas Indonesia dijadwalkan memulai perjalanan di FIFA Series 2026 dengan menghadapi Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Pertandingan ini juga akan menjadi momen perdana bagi John Herdman sebagai pelatih kepala skuad Garuda.

Sorotan tidak hanya tertuju pada pendekatan taktik Herdman, tetapi juga absennya Ezra Walian dari daftar pemain. Padahal, pemain tersebut dikenal memiliki kemampuan eksekusi bola mati yang cukup baik. Meskipun tampil solid di level klub, namanya tidak masuk dalam skuad akhir.

Bersama Persik, Ezra menunjukkan performa stabil dengan torehan enam gol serta sembilan assist. Keahliannya dalam mengambil tendangan bebas dan sepak pojok membuatnya selama ini dianggap sebagai salah satu andalan dalam situasi bola mati.

Walau kehilangan tersebut cukup terasa, staf pelatih diyakini sudah memiliki alternatif. Mantan pemain Timnas Indonesia, Alexander Sununu, menilai masih ada beberapa pemain yang mampu mengambil peran tersebut.

Ia menyebut Nathan Tjoe-A-On dan Calvin Verdonk sebagai kandidat kuat. Kedua pemain tersebut dinilai memiliki kemampuan dalam mengirimkan umpan terukur maupun mengeksekusi tendangan langsung ke gawang .

Sebelumnya, tugas sebagai pengambil bola mati juga kerap diemban oleh Thom Haye. Namun dengan tidak lengkapnya beberapa pemain inti, Herdman perlu mencari kombinasi baru agar efektivitas situasi set piece tetap terjaga.

Selain mengandalkan eksekutor, Timnas Indonesia juga bisa memaksimalkan keunggulan duel udara. Beberapa pemain bertubuh tinggi dinilai mampu menjadi ancaman dalam situasi bola mati.

Nama-nama seperti Jay Idzes, Jordi Amat, Elkan Baggott, dan Kevin Diks memiliki kemampuan yang kuat dalam duel udara. Mereka dapat dimanfaatkan saat sepak pojok maupun tendangan bebas untuk menciptakan peluang gol .

Tentu saja, strategi ini membutuhkan latihan intensif dan koordinasi yang rapi. Variasi serangan dari bola mati bisa menjadi senjata penting, terutama saat menghadapi lawan dengan pertahanan yang rapat.

Dengan materi pemain yang tersedia, Timnas Indonesia masih berpeluang memaksimalkan situasi bola mati. Absennya Ezra Walian memang menjadi kehilangan, tetapi juga membuka kesempatan bagi pemain lain untuk tampil dan mengambil tanggung jawab besar di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *