Liganusantara.com, Jakarta – Awal perjalanan Rodrygo Goes bersama Real Madrid pada musim 2025/2026 tidak berjalan mulus. Kehadiran Xabi Alonso sebagai pelatih anyar membawa perubahan signifikan, terutama dalam sistem permainan dan prioritas pemilihan pemain.
Dalam fase awal musim, Rodrygo kerap berada di luar susunan utama. Alonso lebih sering menurunkan Arda Güler dan Franco Mastantuono di sisi kanan serangan karena dinilai lebih sesuai dengan pendekatan taktik yang diusungnya.
Kondisi ini memunculkan berbagai spekulasi. Rodrygo disebut-sebut merasa kurang puas, terlebih ia tengah berjuang mempertahankan posisinya di tim nasional Brasil menjelang Piala Dunia 2026. Minimnya kesempatan bermain tentu berpotensi memengaruhi peluangnya di level internasional.
Namun, alih-alih memperbesar isu, Rodrygo memilih bersikap profesional. Ia menjauh dari sorotan kontroversi dan memusatkan perhatian pada peningkatan kualitas permainan demi membuktikan diri di atas lapangan.
Momen Penentu di Era Xabi Alonso

Peluang Rodrygo datang saat Real Madrid mengalami krisis pemain akibat cedera. Pertandingan menghadapi Manchester City di ajang Liga Champions menjadi momen krusial yang mengubah posisinya di tim.
Dalam laga tersebut, Rodrygo dipercaya turun sejak awal sebagai gelandang kanan dalam skema 4-4-2. Walau Los Blancos harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-2, kontribusinya tampil menonjol.
Rodrygo sukses mencetak satu gol melalui umpan dari Jude Bellingham. Ia juga tampil penuh selama 90 menit, menandai laga lengkap pertamanya musim ini dan memperlihatkan kesiapan fisik serta mental yang solid.
Sejak pertandingan itu, peran Rodrygo berubah signifikan. Ia tidak lagi dipandang sebagai pelapis, melainkan mulai menjadi bagian penting dalam rencana permainan Xabi Alonso.
Fleksibilitas Jadi Modal Kebangkitan

Kepercayaan yang diberikan pelatih dibayar Rodrygo dengan performa nyata. Dalam empat pertandingan terakhir sebagai starter, ia mencatatkan dua gol dan tiga assist, menunjukkan konsistensi yang terus meningkat.
Dua assist saat menghadapi Real Betis menjadi bukti bahwa kontribusinya bukan sekadar kebetulan. Rodrygo kini mampu memberi dampak besar dari berbagai sisi permainan.
Xabi Alonso pun memberikan apresiasi atas perkembangan anak asuhnya tersebut. Menurutnya, kemampuan Rodrygo bermain di berbagai posisi lini depan membuat perannya semakin vital bagi tim.
Fleksibilitas menjadi senjata utama Rodrygo. Ia dapat dimainkan sebagai sayap, gelandang kanan, maupun penyerang, sembari terus meningkatkan kontribusi bertahan. Perkembangan ini menjadikannya salah satu pemain kunci dalam skuad Real Madrid musim ini.












