Liganusantara.com, Jakarta Real Madrid akan bentrok dengan Atletico Madrid pada babak semifinal Piala Super Spanyol yang digelar di Jeddah, Kamis malam waktu setempat. Partai ini menjadi tantangan penting bagi Xabi Alonso untuk meramu komposisi terbaik di tengah tekanan performa tim dan kondisi skuad yang belum ideal.
Los Blancos dipastikan turun tanpa Kylian Mbappe. Penyerang asal Prancis itu tidak ikut rombongan ke Arab Saudi karena masih menjalani pemulihan cedera pada lutut kirinya. Absennya Mbappe memaksa Alonso memaksimalkan opsi yang tersedia di dalam tim.
Situasi ini membuat setiap kebijakan Alonso disorot tajam, terlebih laga ini menentukan langkah menuju partai puncak melawan Barcelona. Posisi sang pelatih juga kabarnya menjadi bahan evaluasi setelah Madrid sebelumnya sempat dipermalukan Atletico di kompetisi domestik.
Gonzalo Garcia Jadi Andalan di Lini Depan

Ketiadaan Mbappe membuka peluang bagi Gonzalo Garcia untuk tampil sebagai tumpuan baru. Penyerang muda itu baru saja mencuri perhatian usai memborong tiga gol ketika Madrid membantai Real Betis 5-1 akhir pekan lalu.
Performa impresif tersebut menjadi suntikan kepercayaan diri jelang derbi Madrid. Meski bukan satu-satunya pemain yang bersinar, kontribusi Gonzalo memberi Alonso alternatif segar di sektor penyerangan.
Meski demikian, Alonso menegaskan bahwa kunci kemenangan tidak hanya terletak pada urusan mencetak gol. Keseimbangan permainan, terutama di lini belakang, menjadi fokus utama tim pelatih.
Rudiger Masih Dibayangi Cedera

Kekhawatiran terbesar justru muncul di area pertahanan. Antonio Rudiger belum sepenuhnya pulih dari masalah lutut yang kembali mengganggunya dan masih diragukan tampil kontra Atletico.
Bek Jerman tersebut dikabarkan menjalani latihan terpisah, dengan keputusan akhir baru akan ditentukan mendekati waktu pertandingan. Jika ia tak bisa dimainkan, Alonso kemungkinan memasangkan Dean Huijsen dengan Raul Asencio di jantung pertahanan.
Sepanjang musim ini, kondisi Rudiger memang tidak stabil. Selain sering bermasalah dengan kebugaran, ia juga beberapa kali melakukan kesalahan krusial yang menambah keraguan untuk memainkannya di laga besar.
Faktor Mental dan Isu Masa Depan
Bukan hanya fisik, sisi emosional Rudiger turut menjadi pertimbangan. Derby Madrid dikenal sarat tensi tinggi, dan karakter Atletico di bawah arahan Diego Simeone kerap memancing emosi lawan.
Hal tersebut membuat Alonso menimbang untuk memberi kepercayaan kepada Huijsen yang masih berusaha menemukan konsistensi di musim pertamanya bersama Madrid.
Di luar pertandingan, masa depan Rudiger juga tengah diselimuti tanda tanya. Kontraknya akan habis pada akhir musim dan ia sudah bisa menjalin komunikasi dengan klub lain. Sejumlah laporan bahkan menyebut adanya minat dari Al Nassr yang didorong oleh Cristiano Ronaldo.
Cedera Menggerus Peran Rudiger
Minimnya kesempatan bermain musim ini memperkuat spekulasi tersebut. Rudiger baru mencatatkan delapan penampilan di semua ajang, angka yang mencerminkan betapa cedera terus menghambat kontribusinya.
Madrid pun dikabarkan mulai memetakan opsi di lini belakang, dengan kemungkinan melepas salah satu pemain senior pada bursa transfer musim panas mendatang.












