liganusantara.com – ,Jakarta – Timnas Indonesia akan segera memperkenalkan mitra apparel terbarunya. PSSI menjadwalkan pengumuman resmi sponsor perlengkapan Timnas tersebut pada Jumat, 23 Januari 2026, dalam sebuah acara yang digelar di Hotel Tribarata, Jakarta Selatan.
Agenda peluncuran ini diketahui melalui undangan resmi yang disebarkan tim Media PSSI kepada sejumlah jurnalis nasional. Sejumlah media olahraga pun dipastikan hadir untuk meliput momen pengenalan apparel baru skuad Garuda.
Dalam beberapa waktu terakhir, PSSI memang tengah melakukan proses seleksi sponsor apparel melalui mekanisme tender. Sejumlah merek, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, disebut ikut bersaing untuk mendapatkan kepercayaan sebagai penyedia jersey dan perlengkapan resmi Timnas Indonesia.
Dari berbagai nama yang beredar, satu brand asing mulai mencuri perhatian publik, yakni Kelme. Merek asal Spanyol tersebut sejak lama disebut-sebut memiliki ketertarikan kuat untuk menjalin kerja sama dengan PSSI.
Isyarat Kuat Kelme
Sinyal Kelme bakal menjadi apparel anyar Timnas Indonesia semakin menguat. Baru-baru ini, akun media sosial resmi Kelme versi Indonesia resmi diluncurkan, yang memicu spekulasi luas di kalangan pencinta sepak bola nasional.
Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk keseriusan Kelme untuk memperluas pasar di Indonesia, sekaligus memperkuat peluang mereka bermitra dengan PSSI.
Sebagai brand internasional, Kelme bukan nama asing di dunia sepak bola. Perusahaan asal Spanyol itu tercatat pernah menjadi mitra resmi AFC dan juga mensponsori sejumlah klub Eropa, salah satunya Espanyol.
Erspo Ajukan Kontrak Lebih Besar

Sebelumnya, Timnas Indonesia menggunakan apparel dari merek lokal, Erspo. Brand tersebut telah merilis dua edisi jersey resmi Timnas selama masa kerja samanya.
Founder Erspo, Muhammad Sadad, sempat mengungkapkan bahwa pihaknya tetap berusaha mempertahankan kerja sama dengan PSSI. Bahkan, Erspo mengajukan nilai kontrak yang jauh lebih besar dibandingkan penawaran sebelumnya.
“Setahu saya, kami satu-satunya brand lokal yang ikut mengajukan penawaran. Nilai kontrak yang kami submit juga meningkat signifikan, hampir tiga kali lipat dari pengajuan sebelumnya,” ujar Sadad dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (2/1/2025).
Ia menegaskan seluruh keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan PSSI. “Kami sudah berusaha maksimal, selanjutnya kami serahkan semuanya kepada PSSI,” tutupnya.












