Liganusantara.com, Jakarta – Pemimpin takhta klasemen Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026, PSS Sleman, bersiap menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Persela Lamongan. Duel panas pekan ke-21 ini akan tersaji di Stadion Surajaya, Minggu (1/3/2026) malam pukul 20.30 WIB.
Datang dengan modal 42 poin, tim berjuluk Super Elang Jawa ini unggul jauh dari Persela yang masih tertahan di posisi keenam. Namun, pelatih PSS, Ansyari Lubis, enggan anak asuhnya jemawa. Ia menginstruksikan skuadnya untuk menganggap laga kontra Laskar Joko Tingkir sebagai partai final.
Waspadai Kebangkitan Tuan Rumah
Ansyari Lubis mengakui bahwa Persela di bawah asuhan pelatih Bima Sakti memiliki kolektivitas yang patut diwaspadai. Fokus dan kerja keras menjadi harga mati jika ingin membawa pulang poin penuh dari Lamongan.
“Kami menganggap ini adalah pertandingan final. Seluruh pemain harus dalam kondisi terbaik, bekerja keras, dan tetap fokus. Kami tahu kualitas Persela tidak bisa diremehkan,” ungkap Ansyari dalam sesi konferensi pers, Sabtu (28/2/2026).
Misi Revans dan Persaingan Papan Atas

PSS memiliki motivasi tambahan dalam laga ini, yaitu memutus tren buruk saat bertemu Persela. Dalam dua pertemuan sebelumnya musim ini, Laskar Sembada belum pernah menang (sekali imbang dan sekali kalah).
“Target kami selalu menang. Rekor pertemuan sebelumnya yang kurang memihak harus menjadi pelajaran dan pelecut semangat. Di putaran ketiga ini, persaingan poin sangat ketat, sehingga setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal,” tambah pelatih berusia 55 tahun tersebut.
Ujian Kolektivitas Tanpa Gustavo Tocantins

Lini depan PSS dipastikan pincang menyusul absennya striker haus gol, Gustavo Tocantins, akibat akumulasi kartu kuning. Namun, Ansyari melihat hal ini sebagai kesempatan bagi pemain pelapis untuk menunjukkan tajinya.
“Gustavo absen, tapi ini saatnya pemain lain membuktikan kualitas mereka. Kami tidak ingin bergantung pada satu sosok saja. Kolektivitas tim adalah kunci,” tegasnya.
Senada dengan sang pelatih, gelandang muda Figo Dennis menyatakan kesiapan fisik skuad PSS meski harus bertanding di bulan Ramadan. “Persiapan kami sudah matang. Kami sudah beradaptasi dengan jadwal di bulan puasa dan siap memberikan tontonan yang menghibur sekaligus mengamankan tiga poin,” tutup Figo.









