Berita Liga 2

PSIS Harus Berjuang Keras Agar Tidak Terdegradasi ke Liga 3

×

PSIS Harus Berjuang Keras Agar Tidak Terdegradasi ke Liga 3

Sebarkan artikel ini
PSIS Semarang
PSIS Semarang

Liganusantara.comJakarta – PSIS Semarang kini berada di posisi yang menuntut perjuangan maksimal. Dengan sisa enam pertandingan di Liga 2 Pegadaian Championship 2025/2026, tim yang dijuluki Laskar Mahesa Jenar harus meraih kemenangan demi memastikan keberadaan mereka tetap aman. Hasil imbang atau kekalahan bisa memaksa mereka menghadapi playoff degradasi.

Seluruh elemen PSIS jelas tidak ingin melihat tim kesayangan mereka turun ke Liga 3. Meski awalnya target besar adalah promosi ke Liga 1, situasi saat ini membuat bertahan di Liga 2 menjadi prestasi yang patut disyukuri.

Enam Laga Penentu

Pertandingan pertama dari sisa enam laga dijadwalkan berlangsung pada 29 Maret 2026 melawan Persipal Palu. Meski secara peringkat laga ini terlihat ringan, PSIS tak boleh meremehkan lawan. Persipal masih memiliki peluang untuk lolos dari degradasi sehingga mereka diprediksi akan tampil ngotot, meski pertandingan digelar di Semarang.

Selanjutnya, PSIS akan menghadapi lima tim yang sebelumnya sudah mengalahkan mereka, empat di antaranya dengan skor telak.

Barito Putra menjadi lawan berikutnya. Dalam pertemuan sebelumnya, Barito menang 1-0 baik di Semarang maupun di Banjarmasin. Posisi Barito di peringkat dua membuat motivasi mereka tinggi untuk mengejar PSS Sleman atau setidaknya mempertahankan posisi kedua demi playoff promosi Liga 1. Tingginya motivasi Barito diprediksi menjadi tantangan berat bagi PSIS yang tengah berjuang menghindari degradasi.

Persiku Kudus akan menjadi lawan berikutnya. Sebelumnya, PSIS tumbang telak 4-0 dan 3-0 di kandang Kudus. Kali ini, tim dari Semarang harus memperbaiki performa, karena kemenangan adalah harga mati. Hasil imbang pun sudah bisa dikatakan keberuntungan bagi PSIS.

Laga melawan Persipura Jayapura juga diprediksi berat, digelar di Jayapura. Persipura tentu akan tampil habis-habisan demi peluang promosi ke Liga 1. Sedikit kelengahan PSIS akan dimanfaatkan lawan, dan tekanan ini harus diantisipasi dengan matang.

Salah satu laga yang paling krusial adalah menghadapi Tornado FC Kendal. Sebagai klub tetangga, Tornado memiliki motivasi tinggi untuk menang, apalagi gengsi Derby Jateng ikut memengaruhi tensi pertandingan.

Pertandingan pamungkas PSIS musim ini akan melawan PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo. Publik Semarang berharap PSS sudah pasti lolos ke Liga 1, sehingga mereka mungkin menurunkan pemain cadangan, memberi peluang lebih mudah bagi PSIS. Namun, jika persaingan promosi masih ketat, PSS pasti akan bermain maksimal dan PSIS harus siap habis-habisan.

Strategi dan Peluang Bertahan

Saat ini, jalur paling realistis bagi PSIS adalah melalui playoff degradasi. Dengan poin unggul atas Persipal, PSIS diprediksi akan bertemu tim peringkat 9 Grup A dalam laga penentu. Kemenangan di laga ini akan memastikan mereka bertahan di Liga 2, sementara kekalahan berarti degradasi ke Liga 3.

Pelatih Andri Ramawi diyakini sudah menyiapkan strategi matang menghadapi situasi sulit ini. Dalam tiga laga terakhir di bawah asuhannya, PSIS menunjukkan perkembangan meski hasilnya belum memuaskan. Yang jelas, tim belum terkalahkan di era Ramawi, berbeda dengan tiga pelatih sebelumnya yang sempat menelan kekalahan telak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *