liganusantara.com – ,Jakarta Persib Bandung resmi menambah kekuatan dengan merekrut dua pemain anyar, Layvin Kurzawa dan Dion Markx. Kehadiran keduanya diharapkan bisa menambal sektor pertahanan Maung Bandung yang sebelumnya kehilangan beberapa pilar penting.
Nama Layvin Kurzawa langsung mencuri perhatian publik sepak bola nasional. Mantan pemain Paris Saint-Germain itu dikenal sebagai sosok multifungsi yang mampu dimainkan di berbagai posisi. Tidak hanya sebagai bek kiri, Kurzawa juga bisa diplot sebagai bek tengah bahkan winger kiri.
Kemampuan tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Persib. Dengan dominasi kaki kiri yang kuat, Kurzawa dinilai sanggup memberi dimensi baru dalam skema permainan, baik saat bertahan maupun membantu serangan. Gaya bermainnya yang agresif hingga ke area lawan membuat sisi kiri Persib berpotensi lebih hidup.
Sementara itu, Dion Markx hadir sebagai tambahan opsi di jantung pertahanan. Pemain yang masuk kategori U-23 ini umumnya beroperasi sebagai bek tengah, namun juga bisa dimainkan sebagai gelandang bertahan jika dibutuhkan. Fleksibilitas dan usia muda membuat Dion diproyeksikan sebagai aset jangka panjang klub.
Alasan Persib Datangkan Kurzawa dan Dion Markx

Pelatih Persib, Bojan Hodak, menjelaskan bahwa perekrutan kedua pemain tersebut merupakan respons atas kondisi skuad, khususnya di lini belakang. Persib diketahui kehilangan Rezaldi Hehanussa dan Hamra Hehanussa, sehingga membutuhkan tambahan amunisi di sektor pertahanan.
“Kami mengalami kekurangan pemain bertahan. Karena itu kami mendatangkan satu bek kiri dan satu bek tengah. Dion juga masuk kuota pemain U-23, mirip dengan Kakang dan Robi. Kami sengaja mencari pemain muda karena mereka masih punya ruang besar untuk berkembang,” ungkap Bojan Hodak.
Masuknya Kurzawa dan Dion membuat pelatih asal Kroasia itu memiliki lebih banyak pilihan taktik, terutama saat harus melakukan rotasi atau perubahan formasi.
Dion Markx Hadapi Persaingan Ketat

Jika Persib menggunakan skema 4-3-3, posisi penjaga gawang masih akan dipercayakan kepada Teja Paku Alam. Performanya sejauh ini cukup konsisten dengan catatan 10 clean sheet dan hanya kebobolan delapan gol dari 16 laga.
Di lini pertahanan, Kurzawa berpeluang besar mengisi pos bek kiri. Ia kemungkinan akan diduetkan dengan Patricio Matricardi dan Julio Cesar di area bek tengah. Sementara sektor bek kanan masih menjadi milik Kakang Rudianto, yang juga memenuhi regulasi pemain U-23 wajib tampil minimal 45 menit.
Untuk Dion Markx, jalan menuju tim utama tidak akan mudah. Bek kelahiran Nijmegen tersebut harus bersaing dengan sejumlah pemain berpengalaman. Selain Matricardi dan Julio Cesar, ada juga Federico Barba yang belakangan mulai menemukan kembali performa terbaiknya setelah sempat diterpa isu hengkang.
Lini Tengah hingga Depan Tetap Solid

Sektor tengah Persib relatif sudah terbentuk dengan baik. Duet Thom Haye dan Marc Klok masih menjadi andalan dalam menjaga keseimbangan permainan. Eliano Reijnders melengkapi lini ini berkat kemampuannya bermain di berbagai posisi.
Di sektor sayap kanan, Berguinho tetap menjadi ancaman berkat kecepatan dan pergerakan eksplosifnya. Pemain asal Brasil tersebut baru saja mencetak gol penentu kemenangan Persib atas PSBS Biak, memanfaatkan umpan sundulan Ramon Tanque.
Sisi kiri penyerangan diisi oleh Uilliam Barros. Winger Brasil ini dikenal memiliki kelincahan serta tendangan keras yang akurat. Untuk posisi penyerang tengah, Persib masih memiliki dua pilihan utama, yakni Ramon Tanque dan Andrew Jung, yang kerap bergantian menjadi ujung tombak.
Prediksi Starting XI Persib Bandung
Formasi: 4-3-3
Depan: Berguinho, Andrew Jung, Uilliam Barros
Kiper: Teja Paku Alam
Belakang: Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Julio Cesar, Layvin Kurzawa
Tengah: Thom Haye, Marc Klok, Eliano Reijnders












