PSS Sleman saat ini sedang berjuang untuk bisa keluar dari jeratan degradasi.
Untuk bisa keluar dari situasi tersebut, tim berjuluk Super Elang Jawa menargetkan setidaknya bisa meraih kemenangan saat melawan PSIS Semarang dan Madura United.
PSS Sleman sendiri akan menjalani tujuh laga sisa BRI Liga 1 2024/2025 yang cukup berat.
Tim asuhan Pieter Huistra akan menghadapi lawan kuat dengan melawan Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Dewa United.
Maka dari itu, Pieter Huistra meminta kepada anak asuhnya untuk bisa meraih kemenangan saat timnya berhadapan dengan PSIS Semarang dan Madura United yang juga merupakan saingan mereka di papan bawah klasemen.
“Tapi kita akan melawan PSIS dan Madura. Jadi dua pertandingan lawan mereka akan menjadi lebih penting,” kata Huistra, Rabu (19/3/2025).
“Jika kita menang semua pertandingan tapi kita kalah di dua laga ini (lawan PSIS dan Madura) mungkin nggak bagus. Jadi kita harus memenangkan laga menghadapi lawan langsung (dekat dengan peringkat PSS),” ucap pelatih berpaspor Belanda itu.
Sepanjang musim ini, Vico Duarte dan kawan-kawan sudah mencatatkan 7 kemenangan, 4 kali imbang, dan 16 kali menelan kekalahan.
“Sangat sulit untuk memprediksi berapa banyak poin yang didapatkan. Karena tim lain kita nggak tahu mereka bakal menang atau kalah. Itu jelas di situasi kami, kami harus dapat poin,” ujar dia.
Oleh karena itu, pelatih berkebangsaan Belanda itu menyebut jika Borneo FC saat ini membutuhkan minimal 11-12 poin untuk bisa keluar dari zona degradasi dan bertahan di Liga 1 musim depan.
Meski begitu, dirinya tak menampik kemungkinan untuk bisa meraih poin lebih dari targetnya itu.
“Saya rasa kita harus dapat sekitar 11-12 poin untuk pastinya. Mungkin itu yang bisa saya katakan atau mungkin kita bisa mendapat lebih,” tegasnya.
Jika mereka setidaknya berhasil mengumpulkan 12 poin dari tujuh sisa pertandingannya, PSS Sleman diakhir musim akan mengumpulkan 34 poin di akhir musim.
Namun Pieter Huistra juga masih harus melihat hasil dari pertandingan tim lainnya untuk bisa memastikan timnya selamat dari degradasi.