Kualifikasi Piala Dunia 2026LAINYALIGA INGGRISPiala Asia U-17 2025Timnas Indonesia

Pascal Struijk Tanggapi Isu Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Tetap Fokus Tunggu Panggilan Belanda

×

Pascal Struijk Tanggapi Isu Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Tetap Fokus Tunggu Panggilan Belanda

Sebarkan artikel ini
Pascal Struijk Tanggapi Isu Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Tetap Fokus Tunggu Panggilan Belanda
Pascal Struijk Tanggapi Isu Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Tetap Fokus Tunggu Panggilan Belanda

Liganusantara.com, Jakarta – Bek Leeds United, Pascal Struijk, menyambut hangat antusiasme penggemar Indonesia yang ingin melihatnya membela Timnas Indonesia. Meski begitu, Struijk menegaskan prioritasnya tetap untuk berseragam Timnas Belanda.

Struijk, 26 tahun, diwawancarai ESPN Belanda terkait performanya di Leeds United, pengalaman menghadapi striker Manchester City, Erling Haaland, serta peluangnya membela Timnas Indonesia. Pesepak bola kelahiran Deurne, Belgia, 11 Agustus 1999, sebelumnya pernah memperkuat Timnas Belanda U-17 pada 2016, namun belum tampil di level senior.

“Sangat menyenangkan melihat begitu banyak penggemar yang mendukung saya di sana dan berharap saya bisa bermain untuk Indonesia,” ungkap Struijk sambil tersenyum.

Penghargaan untuk Penggemar Indonesia


Antusiasme penggemar Indonesia melalui media sosial Struijk membuatnya terkesan, tetapi hal itu belum memengaruhi fokus utamanya. “Indonesia jelas memiliki basis penggemar sepak bola yang besar. Semua komentar di Instagram saya lucu dan menyenangkan, tapi itu bukan fokus saya saat ini. Saya ingin menuntaskan musim ini dengan baik bersama Leeds United, berjuang di Premier League dan finis setinggi mungkin,” jelasnya.

Mengenai panggilan dari Belanda, Struijk menambahkan, “Semoga itu terjadi suatu saat nanti.”

Impian Bermain untuk Belanda

Struijk berharap penampilan konsistennya bersama Leeds dapat menarik perhatian pelatih Timnas Belanda, Ronald Koeman. Hingga saat ini, ia telah bermain dalam 20 pertandingan Premier League musim ini, beberapa kali menjadi kapten, dan hanya absen dua kali.

“Bermain untuk Timnas Belanda masih menjadi impian saya. Semua tergantung pada performa di lapangan. Jika Anda tampil di level tinggi, saya rasa pelatih tidak bisa mengabaikan Anda. Saya berharap bisa terus bermain dengan baik,” ujar Struijk.

Koneksi Keluarga dengan Indonesia

Darah Indonesia yang mengalir di tubuh Struijk berasal dari kakek dan neneknya, yang pindah ke Belgia sejak zaman Hindia Belanda. Meski demikian, Struijk mengaku kagum karena masyarakat Indonesia mengetahui akar keluarganya. “Kakek dan nenek saya meninggalkan Hindia Belanda lama sekali. Orang Indonesia tampaknya sadar kalau saya memiliki keturunan Indonesia, tapi saya heran bagaimana mereka mengetahuinya,” katanya.

PSSI disebut tengah menelusuri dokumen dan catatan terkait darah Indonesia Struijk, untuk menilai kemungkinan naturalisasi di masa depan.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *