Liganusantara.com, Jakarta – Timnas Nigeria memastikan langkah ke babak semifinal Piala Afrika 2025 setelah menumbangkan Aljazair dengan skor 2-0 pada laga perempat final yang digelar di Marrakesh Stadium, Maroko, Sabtu (10/1/2026).
Kemenangan Super Eagles ditentukan oleh dua gol cepat di awal paruh kedua. Victor Osimhen membuka keunggulan pada menit ke-47, disusul gol Akor Adams sepuluh menit kemudian.
Hasil ini menjaga asa Nigeria untuk meraih gelar Piala Afrika keempat sepanjang sejarah. Di babak empat besar, mereka akan menantang tuan rumah Maroko yang sebelumnya menyingkirkan Kamerun.
Dominasi Nigeria di Paruh Kedua

Sejak awal pertandingan, Nigeria tampil rapi dalam mengatur tempo permainan. Meski demikian, kedua tim belum mampu mencetak gol di babak pertama.
Momentum berubah tak lama setelah turun minum. Osimhen memecah kebuntuan setelah menerima umpan dari Bruno Onyemaechi dan menuntaskannya menjadi gol pembuka.
Keunggulan tersebut membuat Nigeria semakin leluasa mengontrol jalannya laga. Aljazair mencoba keluar menekan, namun kerap menemui kebuntuan saat memasuki sepertiga akhir.
Gol kedua lahir pada menit ke-57. Kali ini Osimhen berperan sebagai pemberi assist untuk Akor Adams yang mengecoh kiper Luca Zidane lewat sentuhan lob.
Pertahanan Solid, Aljazair Gagal Bangkit

Nigeria melakukan sejumlah pergantian pemain untuk menjaga keseimbangan tim. Langkah ini membantu mereka mempertahankan kontrol permainan hingga peluit akhir.
Aljazair tetap berusaha menekan pada sisa waktu pertandingan. Namun, soliditas Nigeria membuat skor 2-0 bertahan hingga laga usai.
Kemenangan ini mengantar Nigeria ke semifinal AFCON 2025. Mereka akan menghadapi tuan rumah Maroko pada laga berikutnya.
Maroko lebih dulu mengamankan tiket empat besar setelah menaklukkan Kamerun dengan skor 2-0 melalui gol-gol Brahim Diaz dan Ismael Saibari. Duel semifinal Nigeria kontra Maroko diprediksi berlangsung ketat.
Nigeria membawa modal konsistensi dan efektivitas serangan ke fase semifinal. Super Eagles kini semakin dekat dengan ambisi untuk kembali mengangkat trofi Piala Afrika.












