Liganusantara.com, Jakarta – Penjaga gawang Timnas Indonesia, Maarten Paes, berhasil menghindari masalah administrasi dan paspor di Liga Belanda berkat langkah cepat dan cermat dari klub barunya, Ajax Amsterdam.
Paes resmi bergabung dengan Ajax pada Februari 2026 setelah meninggalkan FC Dallas di Amerika Serikat. Kiper berusia 26 tahun ini sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sejak April 2024, setelah mengganti paspor Belandanya.
Media Belanda, Voetbal International (VI), menyoroti isu ini dalam laporan berjudul “paspoortgate,” menyebut banyak klub menghadapi kendala administrasi terkait izin kerja pemain naturalisasi. VI menekankan bahwa Ajax mengambil langkah tepat untuk menangani situasi Paes agar tidak menimbulkan masalah hukum.
Debut Paes di Ajax Tertunda

Indonesia dan Belanda tidak memperbolehkan kewarganegaraan ganda, sehingga Paes harus kehilangan paspor Belanda setelah menjadi WNI. Aturan ini berlaku juga di Belanda, sehingga proses administrasi sangat penting untuk memastikan legalitas statusnya.
Debut Paes di Ajax sempat tertunda hingga pertengahan Februari 2026 karena klub harus mengurus izin tinggal dan administrasi terkait statusnya. Selama proses tersebut, Paes tidak dapat berlatih atau bermain demi menghindari risiko hukum bagi Ajax. Setelah mengurus izin tinggal sementara di Amerika Serikat dan mendapatkan stiker visa di paspornya, Paes akhirnya dapat kembali ke Belanda dan resmi bergabung dengan Ajax secara legal.
Ajax juga proaktif berkoordinasi dengan Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) untuk memastikan status Paes, mengingat kemungkinan besar Paes awalnya tidak memenuhi syarat bermain tanpa izin yang tepat.
Awal Kasus dari Dean James

Kasus ini bermula ketika NAC Breda melaporkan Go Ahead Eagles ke KNVB setelah kalah 0-6 pada pekan ke-27 Eredivisie 2025/2026. Laporan itu menyoroti Dean James, fullback naturalisasi Timnas Indonesia, yang menjadi WNI sejak Maret 2025 dan seharusnya kehilangan paspor Belanda.
Aturan non-Uni Eropa mengharuskan pemain memiliki izin kerja dan gaji minimal 600 ribu euro per tahun, sementara Dean James hanya menerima 190 ribu euro per tahun. Kondisi ini memicu investigasi lebih luas oleh liga dan otoritas imigrasi Belanda.
Pendataan 25 Pemain

Eredivisie kemudian meminta seluruh klub mendata pemain yang mungkin tidak memenuhi persyaratan. Hingga kini, sekitar 25 pemain putra dan putri telah terdaftar oleh Dinas Imigrasi dan Naturalisasi Belanda (IND). VI mencatat bahwa Ajax sudah memberi informasi sejak awal Februari 2026 agar federasi menindaklanjuti, tetapi respons dari KNVB dinilai lambat.
Dampak pada Pemain Naturalisasi

Beberapa klub memilih menonaktifkan pemain naturalisasi sementara statusnya belum jelas. Pemain Timnas Indonesia seperti Dean James, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens tidak bisa berlatih maupun bermain.
Paes menjadi pengecualian berkat tindakan cepat Ajax, sehingga ia dipastikan dapat bermain kembali, termasuk dalam laga melawan FC Twente pada Minggu (5/4/2026).












