Liganusantara.com,Jakarta, Masa depan Radja Nainggolan kembali menarik perhatian publik sepak bola Eropa. Gelandang berpengalaman asal Belgia itu dikabarkan sedang mempertimbangkan langkah baru di tengah kompetisi Challenger Pro League musim ini.
Saat ini, pemain berusia 37 tahun tersebut masih terikat kontrak dengan Lokeren hingga akhir musim. Namun, posisi klub yang belum sepenuhnya sesuai target membuat Nainggolan mulai membuka kemungkinan mencari tantangan baru demi menjaga ambisinya di sisa karier profesional.
Lokeren sendiri masih berkutat di papan tengah klasemen sementara Challenger Pro League. Mereka menempati posisi kesembilan dan terpaut lima angka dari zona play-off promosi, situasi yang dinilai kurang ideal bagi pemain dengan mental juara seperti Nainggolan.
Berbeda dengan Lokeren, Patro Eisden justru berada dalam kondisi yang lebih kompetitif. Klub asuhan Stijn Stijnen tersebut saat ini menempati peringkat ketujuh dan hanya terpaut tipis dari batas akhir zona play-off, sehingga peluang promosi masih terbuka lebar.
Patro Eisden Jadi Opsi Menarik bagi Nainggolan

Radja Nainggolan tak menampik adanya pendekatan serius dari Patro Eisden. Menurutnya, klub tersebut menawarkan proyek yang cukup menjanjikan, baik dari sisi olahraga maupun perencanaan jangka panjang.
“Ada minat yang sangat konkret dari Patro. Tawaran mereka cukup menarik, baik dari segi proyek maupun finansial,” ungkap Nainggolan kepada media setempat.
Meski demikian, mantan pemain AS Roma dan Inter Milan itu menegaskan bahwa dirinya tetap menghormati Lokeren sebagai klub yang saat ini ia bela.
“Saya masih pemain Lokeren dan memiliki rasa hormat besar kepada klub serta ketuanya. Namun, tawaran dari Patro cukup menarik. Di tahap akhir karier saya, ini menjadi tantangan yang patut dipertimbangkan dan saya berharap solusi terbaik bisa tercapai untuk semua pihak,” lanjutnya.
Klub Indonesia Ikut Mengamati Situasi

Menariknya, Nainggolan juga dikabarkan masuk radar sejumlah klub Asia. Beberapa tim dari Indonesia dan Thailand disebut telah menunjukkan ketertarikan, meski sang pemain belum menjadikan opsi tersebut sebagai prioritas utama.
Dengan usia yang tak lagi muda, Nainggolan tampaknya ingin memastikan sisa kariernya dihabiskan di lingkungan yang kompetitif dan memiliki peluang nyata meraih target besar, termasuk promosi.
Lokeren Belum Rela Melepas Sang Gelandang
Walau ketertarikan dari klub lain semakin nyata, proses kepindahan Nainggolan belum menemui titik terang. Ketua Lokeren, Hans Van Duysen, yang berperan besar membawa Nainggolan ke klub tersebut musim lalu, disebut masih enggan melepas sang pemain sebelum kontraknya berakhir.
Manajemen Lokeren masih berharap pengalaman serta kepemimpinan Nainggolan dapat membantu tim memperbaiki posisi di klasemen pada paruh kedua musim.
Situasi ini membuat masa depan Radja Nainggolan berada di persimpangan, dengan tarik-ulur kepentingan antara ambisi pribadi sang pemain dan rencana klub menjelang fase krusial kompetisi.












