Liganusantara.com, Jakarta – Kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 meninggalkan duka mendalam bagi Joey Pelupessy. Gelandang naturalisasi tersebut akhirnya buka suara mengenai perasaannya setelah perjuangan skuad Garuda terhenti pada fase keempat Kualifikasi Zona Asia.
Bagi Joey, mimpi tampil di Piala Dunia bersama Indonesia bukan sekadar target biasa. Ia menilai seluruh proses naturalisasi dan kariernya selama setahun terakhir dijalani dengan satu tujuan utama: mengantarkan Merah Putih ke ajang paling prestisius di dunia sepak bola.
Ia menggambarkan perjalanan hidupnya sepanjang 2025 layaknya menaiki roller coaster. Sejak resmi menjadi warga negara Indonesia pada Maret hingga tersingkirnya Indonesia di Arab Saudi pada Oktober, emosinya naik turun dengan sangat tajam.
Joey memperoleh status WNI pada 10 Maret 2025 di KBRI Roma bersama Emil Audero dan Dean James.
“Rasanya Hancur”

Tak lama setelah resmi menjadi WNI, Joey langsung mencatat debut bersama Timnas Indonesia. Ia tampil penuh saat Garuda menaklukkan Bahrain 1-0, sebuah momen yang sangat berkesan dalam karier internasionalnya.
Kemenangan atas China pada Juni 2025 menjadi langkah penting yang mengantar Indonesia melaju ke babak keempat kualifikasi. Namun, nasib tak berpihak ketika Garuda justru gagal pada fase penentuan tersebut.
Joey mengaku prosesnya terasa sangat cepat. Dari euforia, hingga akhirnya harus menerima kenyataan pahit dalam waktu singkat.
Ia menyebut dirinya benar-benar terpukul, bahkan kesedihan itu bertahan selama beberapa pekan setelah kegagalan tersebut.
Peran Penting di Lini Tengah Garuda

Hingga kini, Joey Pelupessy telah mengoleksi enam caps bersama Timnas Indonesia. Ia memang sempat absen saat laga kontra Australia pada Maret 2025, namun setelah itu nyaris selalu menjadi pilihan utama.
Satu-satunya laga yang ia lewatkan hanyalah uji coba melawan Chinese Taipei pada September 2025 akibat kebijakan rotasi pemain. Ia kembali dipercaya tampil penuh saat Indonesia menghadapi Lebanon.
Pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, gelandang kelahiran 15 Mei 1993 itu selalu menjadi starter, termasuk saat Indonesia takluk dari Arab Saudi 2-3 dan Irak 0-1.












