Persija Jakarta saat ini menjadi tim di BRI Liga 1 2024/2025 yang tidak memiliki Stadion kandang sendiri.
Beberapa Stadion sudah pernah dipakai oleh Persija Jakarta untuk menjadi venue kandang mereka di musim ini.
Salah satunya adalah Jakarta Internasional Stadion (JIS).
Meski begitu, Persija Jakarta belum boleh menggunakan Jakarta Internasional Stadion sebagai venue kandang mereka musim ini.
Hal ini membuat manajamen Jakarta Internasional Stadion buka suara.
Head of Strategic Business Unit (SBU) Jakarta Internasional Stadion (JIS), Shinta Syamsul Arief, menyampaikan alasan Persija Jakarta masih belum bisa menggunakan JIS meski sudah menekan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Jakpro bulan lalu.
Shinta mengatakan karena Persija Jakarta saat ini masih terkena hukuman oleh Komdis PSSI untuk menggelar pertandingan kandang tanpa penonton untuk beberapa laga terakhir.
“Nah dia (Persija) juga merasa agak kurang bijak kalau pakai JIS, karena kan JIS terlalu besar tuh. Jadi dia mencari tempat lagi di tempat lain untuk sampai suspend-nya selesai,” kata Shinta saat dikonfirmasi, Selasa (18/3/2025).
Meski begitu, dirinya juga mengatakan jika Persija Jakarta berkemungkinan akan menggunakan JIS untuk menggelar laga kandang mereka di sisa musim ini secepatnya.
Persija Jakarta berkemungkinan akan kembali menggunakan Jakarta Internasional Stadion sebagai laga kandang di sisa musim ini.
“Nah pokoknya yang saya tau kemarin itu, dia berupaya supaya di pas penutupannya itu bisa main di JIS. Penutupan Liga 1 musim ini,” ucapnya
Kendati demikian, Persija Jakarta bisa saja akan lebih cepat menggunakan JIS sebagai venue kandang mereka yaitu pada April 2025 atau setelah idul Fitri.
Namun, pihak Macan Kemayoran masih akan lebih dulu melihat kondisi rumput JIS, yang saat ini masih dalam perawatan optimal.
Menurutnya, Persija Jakarta akan terlebih dahulu melakukan verifikasi atas kondisi rumput dan lapangan di stadion Jakarta Internasional Stadion.
“Kondisinya kalau saya lihat mata Itu bagus, tapi kan mereka lain tuh. Ada (faktor) pantulnya, ada safety-nya, ada playable-nya, ada apa banyak faktor. Jadi Ya nanti mudah-mudahan kalau seandainya berjalan lancar, tidak ada kendala yang berarti, mudah-mudahan habis Lebaran dia bisa main di JIS,” ujarnya.