Berita Liga 1

Gaji Nunggak Lagi, PSBS Kian Terjepit di Zona Degradasi BRI Super League

×

Gaji Nunggak Lagi, PSBS Kian Terjepit di Zona Degradasi BRI Super League

Sebarkan artikel ini
Pemain Para PSBS Biak
Pemain Para PSBS Biak

Pelatih PSBS Biak, Marian Mihail, angkat bicara terkait situasi sulit yang tengah dihadapi timnya di BRI Super League 2025/2026. Selain terpuruk di dasar klasemen sementara, masalah keterlambatan pembayaran gaji pemain juga menjadi perhatian.

Klub berjuluk Badai Pasifik itu kini berada di peringkat ke-18 dengan koleksi 18 poin dari 25 pertandingan. Lebih memprihatinkan, para pemain belum menerima gaji selama dua bulan, yakni sejak Februari hingga Maret.

“Ya, ini masalah yang sangat sulit. Namun dari sisi teknis kami tetap berusaha memberikan yang terbaik. Tim pelatih menyiapkan pemain secara taktik dan fisik,” ujar Mihail, Sabtu (28/3/2026).

“Ini menjadi tanggung jawab manajemen untuk mencari solusi agar pemain tetap termotivasi, termasuk dari sisi finansial,” tambah pelatih asal Rumania tersebut.

Setiap Laga Adalah Final

Masalah keterlambatan gaji sebenarnya sudah berulang sejak awal musim. Bahkan saat ini PSBS masih terkena sanksi larangan transfer dari FIFA.

Dalam situs resminya, FIFA menjatuhkan hukuman larangan melakukan aktivitas di bursa transfer untuk tiga periode. Situasi ini membuat tim semakin sulit untuk melakukan perbaikan skuad.

Meski berada dalam tekanan, PSBS masih memiliki peluang untuk keluar dari zona degradasi. Kompetisi musim ini menyisakan sembilan pertandingan yang akan sangat menentukan nasib tim asal Papua tersebut.

“Saya tidak tahu kondisi tim lain, tetapi saya yakin semuanya akan ditentukan hingga pertandingan terakhir,” kata Mihail.

“Bagi kami, setiap pertandingan adalah final. Saya berharap kami bisa berhasil. Jika kondisi mental pemain baik, kami akan mampu bertahan dan terhindar dari degradasi,” lanjutnya.

Evaluasi Usai Kekalahan dari PSIM

PSIM Yogyakarta menggelar uji tanding melawan PSBS Biak di Stadion Mandala Krida, Jumat (27/3/2026)
PSIM Yogyakarta menggelar uji tanding melawan PSBS Biak di Stadion Mandala Krida, Jumat (27/3/2026)

PSBS terus mempersiapkan diri jelang laga tandang melawan Bali United pada pekan ke-26 BRI Super League di Stadion Kapten I Wayan Dipta, 6 April mendatang.

Sebelumnya, Badai Pasifik menjalani laga uji coba melawan PSIM Yogyakarta di Stadion Mandala Krida pada Jumat (27/3/2026). Dalam pertandingan tersebut, mereka harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-4.

“Saya senang dengan pertandingan ini karena kami bisa mengevaluasi hampir semua pemain. Di babak pertama kami bermain cukup baik, bahkan mampu mencetak gol dan bermain imbang,” ujar Mihail.

“Di babak kedua kami banyak melakukan pergantian dengan pemain muda. Wajar jika level permainan sedikit menurun. Namun saya senang karena kami menemukan dua atau tiga pemain potensial seperti Tobias dan Hadi yang tampil bagus,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti kembalinya Mohcine Hassan yang sudah pulih dari cedera dan tampil hampir penuh dalam laga tersebut. “Ini menjadi ujian yang sangat bermanfaat, dan saya cukup puas dengan performa tim,” tutup pelatih berusia 67 tahun itu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *