Berita Liga 2BOLATAIMENTLiga Indonesia 2025/2026SepakbolaTimnas IndonesiaTRENDING

Frederic Injai Rasakan Ramadan Pertama di Indonesia: Lebih Nyaman Dibanding Prancis

×

Frederic Injai Rasakan Ramadan Pertama di Indonesia: Lebih Nyaman Dibanding Prancis

Sebarkan artikel ini
Frederic Injai Rasakan Ramadan Pertama di Indonesia: Lebih Nyaman Dibanding Prancis
Frederic Injai Rasakan Ramadan Pertama di Indonesia: Lebih Nyaman Dibanding Prancis

liganusantara.com – ,Jakarta Untuk pertama kalinya, gelandang PSS Sleman, Frederic Injai, merayakan Ramadan di Indonesia. Pemain asal Prancis ini merasakan perbedaan signifikan dibandingkan saat menjalani puasa di negaranya.

“Di sini banyak yang berpuasa, berbeda dengan Prancis. Suasananya menyenangkan dan ini pengalaman yang berharga,” ujar Frederic Injai.

Ia menambahkan bahwa sebagai negara mayoritas muslim, Ramadan di Indonesia terasa lebih mudah dijalani. Aktivitas sehari-hari pun tampak menyesuaikan dengan suasana bulan suci.

“Indonesia mayoritas muslim. Di Prancis tidak. Jadi di sini, menjalankan puasa terasa lebih mudah,” jelas pemain berusia 30 tahun ini.
“Rasanya menyenangkan bisa berpuasa bersama saudara-saudara muslim di sini. Ramadan Kareem!” tambahnya penuh semangat.

Terpesona dengan Kuliner Tradisional Yogyakarta

Frederic Injai Rasakan Ramadan Pertama di Indonesia: Lebih Nyaman Dibanding Prancis

Selain pengalaman berpuasa, Injai juga menikmati kekayaan kuliner lokal saat berbuka. Ia antusias mencicipi makanan khas tradisional.

“Saya mencoba berbagai gorengan, seperti pisang goreng dan ubi bakar. Banyak makanan yang menarik untuk dicoba,” kata pemain setinggi 198 cm itu.

Nasi goreng menjadi favoritnya, sementara untuk minuman ia memilih sederhana.

“Nasi goreng sangat enak, saya suka sekali. Ubi bakar juga favorit saya. Saya juga sudah coba bakso. Untuk minum, saya masih pilih yang sederhana, air putih saja,” ujar eks gelandang Inter Milan U-19 ini.

Fokus di Tujuh Laga Penentu Musim

Di tengah momen Ramadan, Injai tetap fokus pada target PSS Sleman di sisa musim ini. Ia menegaskan tekad membawa klub kembali ke Liga 1.

“Sekarang tersisa tujuh pertandingan, bagi saya setiap laga adalah final. Ini penting karena saya ingin membawa PSS Sleman kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia,” tegasnya.

Saat ini, PSS memimpin klasemen sementara Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026 dengan 42 poin dari 20 laga. Mereka unggul dua angka atas Persipura Jayapura dan empat poin dari Barito Putera yang berada di posisi berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *