Liganusantara.com, Jakarta – Memasuki fase akhir kompetisi, bek asing PSIM Jogja, Franco Ramos, menegaskan tekadnya untuk menjaga soliditas lini belakang demi memastikan tim tetap bertahan di kasta tertinggi. Dengan sembilan pertandingan tersisa di Super League 2025/2026, pemain asal Argentina tersebut mengaku berada dalam kondisi terbaik untuk membantu Laskar Mataram mencapai target musim ini.
Ramos menekankan bahwa tugas utama seorang pemain bertahan adalah meminimalkan kebobolan. Meski sesekali ikut membantu serangan, ia tetap memprioritaskan stabilitas pertahanan sebagai kunci keberhasilan tim.
Ia mengaku puas jika mampu berkontribusi melalui gol, namun tetap menilai bahwa menjaga gawang tetap aman adalah tanggung jawab utama. Ramos juga mengingatkan bahwa sejak awal musim, target PSIM Jogja adalah menghindari degradasi dan mempertahankan posisi di kompetisi.
Di sisi lain, Donny Warmerdam turut menunjukkan optimisme. Walaupun target awal tim adalah bertahan, ia melihat peluang bagi PSIM untuk menembus papan atas klasemen Super League musim ini. Namun, ia mengakui bahwa tantangan berat akan datang saat menghadapi tim-tim besar.
Menurut Donny, klub-klub yang berada di lima besar merupakan lawan yang paling sulit. Ia menilai tim seperti Persib dan Persija sebagai kekuatan utama yang harus diwaspadai.
Dengan sisa pertandingan yang semakin sedikit, fokus utama PSIM Jogja adalah menjaga konsistensi performa. Franco Ramos dan rekan-rekannya berharap dukungan suporter Yogyakarta dapat menjadi motivasi tambahan untuk meraih hasil maksimal hingga akhir musim.












