Berita viral Sepak bolaInternasionalLiga Indonesia 2025/2026NEWSSepakbolaTRENDING

Dewa United Ingin Tiru Mentalitas Liverpool untuk Balikkan Keadaan di Leg Kedua

×

Dewa United Ingin Tiru Mentalitas Liverpool untuk Balikkan Keadaan di Leg Kedua

Sebarkan artikel ini
Dewa United Ingin Tiru Mentalitas Liverpool untuk Balikkan Keadaan di Leg Kedua
Dewa United Ingin Tiru Mentalitas Liverpool untuk Balikkan Keadaan di Leg Kedua

Liganusantara.com, Jakarta – Pelatih Jan Olde Riekerink menegaskan bahwa Dewa United FC ingin mencontoh mentalitas Liverpool yang tetap percaya diri setelah kalah pada leg pertama, jelang pertandingan leg kedua perempat final AFC Challenge League 2026.

Dewa United dijadwalkan menghadapi Manila Digger FC pada leg kedua yang berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, Kamis (12/3).

Terinspirasi Mentalitas Liverpool

Riekerink mengaku terinspirasi oleh sikap optimistis Liverpool setelah kalah 0-1 dari Galatasaray pada laga sebelumnya di Liga Champions. Meski kalah, klub asal Inggris tersebut tetap yakin mampu membalikkan keadaan saat bermain di kandang.

Menurut pelatih asal Belanda itu, keyakinan seperti itulah yang ingin diterapkan timnya menjelang pertandingan penting di kandang sendiri.

Dewa United memang menelan kekalahan 0-1 pada pertemuan pertama. Namun, ia menegaskan bahwa situasi tersebut tidak membuat timnya kehilangan kepercayaan diri untuk mengejar kemenangan pada leg kedua.

Persiapan Matang dan Tanggung Jawab Besar

Riekerink menjelaskan bahwa skuadnya telah menjalani persiapan dengan baik selama sepekan terakhir. Ia juga menekankan bahwa pertandingan ini memiliki arti penting karena Dewa United tidak hanya bermain untuk klub, tetapi juga membawa nama Indonesia di kompetisi Asia.

Dewa United sendiri tampil di turnamen ini setelah berhasil finis sebagai runner-up liga musim lalu.

Fokus Tambah Pemain di Area Serangan

Pada leg pertama, penyelesaian akhir menjadi salah satu kendala bagi Dewa United. Meski demikian, Riekerink menilai masalah utama bukan sekadar finishing, melainkan bagaimana tim mampu menempatkan lebih banyak pemain di area kotak penalti.

Ia menilai sentuhan akhir sering kali berkaitan dengan kualitas individu pemain. Karena itu, pendekatan yang diambil timnya adalah meningkatkan intensitas serangan dan memperbanyak opsi di depan gawang lawan.

Waspadai Gaya Bermain Lawan

Riekerink juga menyoroti karakter permainan Manila Digger yang dinilainya berbeda dari kebanyakan tim Asia Tenggara. Hal itu karena klub tersebut diperkuat sejumlah pemain asal Afrika.

Menurutnya, komposisi pemain tersebut membuat gaya bermain Manila Digger lebih menyerupai sepak bola Afrika yang mengandalkan kekuatan fisik dan kecepatan.

Situasi itu membuat Dewa United harus mampu beradaptasi dengan pendekatan permainan yang berbeda. Riekerink menegaskan timnya akan tetap berusaha menguasai bola dan membangun peluang dari penguasaan permainan.

Dengan strategi tersebut, Dewa United berharap dapat memaksimalkan laga kandang dan membalikkan agregat untuk melaju ke babak berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *