Berita viral Sepak bolaLiga Indonesia 2025/2026NEWSSepakbolaSKOR TERKINITRENDING

Derby Mataram Kian Panas, PSIM Antisipasi Perubahan Besar Persis Solo

×

Derby Mataram Kian Panas, PSIM Antisipasi Perubahan Besar Persis Solo

Sebarkan artikel ini
Derby Mataram Kian Panas, PSIM Antisipasi Perubahan Besar Persis Solo
Derby Mataram Kian Panas, PSIM Antisipasi Perubahan Besar Persis Solo

Liganusantara.com, BANTUL – Atmosfer Derby Mataram kembali memanas. PSIM Yogyakarta berambisi kembali ke jalur kemenangan saat menghadapi Persis Solo pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026. Duel sarat gengsi ini akan digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (6/2/2026), kick-off pukul 15.30 WIB.

Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi PSIM yang tengah berupaya bangkit setelah menelan dua hasil negatif secara beruntun. Laskar Mataram saat ini mengoleksi 30 poin, usai takluk 0-3 dari Persebaya Surabaya dan kalah tipis 1-2 saat bertandang ke markas Borneo FC Samarinda.

Namun, jalan menuju kemenangan dipastikan tidak mudah. Persis Solo hadir dengan komposisi tim yang jauh berbeda setelah melakukan perombakan besar pada bursa transfer paruh musim. Sebanyak 11 pemain anyar didatangkan, membuat kekuatan Laskar Sambernyawa menjadi perhatian khusus kubu PSIM.

Persis Datang dengan Wajah Berbeda

Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, mengakui bahwa perubahan signifikan di skuad Persis membuat lawan sulit dibaca. Menurutnya, pola permainan Persis belum stabil karena komposisi pemain yang terus berubah dalam beberapa laga terakhir.

“Persis menjadi tim yang susah diprediksi. Mereka merekrut 11 pemain baru, dan dari tiga pertandingan yang saya amati, susunan pemainnya selalu berbeda. Itu menandakan mereka masih dalam proses perubahan,” ujar Van Gastel, dikutip dari laman resmi iLeague.id, Jumat.

Meski demikian, pelatih asal Belanda tersebut menegaskan bahwa fokus utama timnya adalah memperbaiki performa internal, bukan sekadar bereaksi terhadap kekuatan lawan.

“Kami lebih memilih berkonsentrasi pada permainan sendiri. Target kami selalu sama setiap pekan, yaitu meraih kemenangan. Terlebih setelah dua kekalahan terakhir, kami ingin segera bangkit,” tegasnya.

Rekrutan Anyar Masih Absen

Dari sisi PSIM, kabar kurang menggembirakan datang dari sektor pemain anyar. Bek baru mereka, Jop Van der Avert, belum bisa diturunkan pada laga Derby Mataram ini. Mantan pemain kompetisi Korea Selatan tersebut dinilai masih membutuhkan waktu tambahan untuk mengembalikan kondisi kebugarannya.

“Jop belum siap dimainkan. Musim terakhirnya di Korea berakhir pada November 2025, jadi dia perlu lebih banyak waktu latihan untuk mencapai kondisi ideal,” jelas Van Gastel.

Kendati demikian, Van Gastel tetap mengapresiasi langkah cepat manajemen yang berupaya memperkuat lini belakang tim.

“Saya sangat menghargai keputusan manajemen mendatangkan Jop untuk menutup kebutuhan kami di sektor pertahanan,” katanya.

Selain Jop, PSIM juga harus menghadapi keterbatasan pemain lainnya. Dery Corfe dipastikan absen akibat cedera, sementara Rahmatsho Rahmatzoda mulai menunjukkan perkembangan positif setelah sebelumnya menepi saat melawan Borneo FC. Meski begitu, statusnya sebagai starter masih belum bisa dipastikan.

Derby Mataram kali ini bukan sekadar pertarungan gengsi dua tim rival. Laga ini menjadi panggung pembuktian bagi PSIM untuk bangkit, sekaligus ujian apakah revolusi skuad Persis Solo mampu memberikan dampak instan di tengah kompetisi yang semakin ketat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *