Liganusantara.com, Jakarta – Gelombang pemain keturunan yang ingin membela Timnas Indonesia terus mengalir. Terbaru, bek jangkung bertinggi 195 cm yang kini merumput di Belanda, Damian van Dijk, secara terang-terangan menyatakan kesiapannya untuk mengenakan seragam Merah Putih jika PSSI melanjutkan proses naturalisasinya.
Pemain kelahiran 19 Maret 2004 ini saat ini menjadi pilar penting bagi FC Den Bosch U-21 di kompetisi Belanda. Dalam wawancara di kanal YouTube Yussa Nugraha, Damian memberikan perumpamaan menarik tentang masa depan skuad Garuda yang ia yakini bisa bertransformasi menjadi kekuatan menakutkan di Asia.
Visi Kedalaman Skuad ala Manchester City

Damian menilai PSSI memiliki sumber daya pemain diaspora yang sangat melimpah di Eropa. Jika potensi ini dimaksimalkan, ia percaya Timnas Indonesia akan memiliki kedalaman skuad yang luar biasa, mirip dengan raksasa Liga Inggris, Manchester City.
“Jika kita memiliki banyak pemain potensial di setiap posisi, persaingan internal akan sangat ketat. Tim seperti Manchester City punya tiga pemain hebat di satu posisi, sehingga semua orang dipaksa bekerja keras. Jika Indonesia mencapai level itu, performa tim akan meningkat drastis,” ujar Damian.
Ia juga optimis bahwa dengan kekuatan diaspora, Indonesia tidak perlu lagi gentar menghadapi raksasa Asia seperti Jepang atau China. “Di tingkat dunia mungkin berat, tapi di Asia, kita seharusnya bisa menang jauh dan bersaing di level tertinggi,” tambahnya.
Progres Karier dan Komunikasi dengan PSSI

Karier Damian van Dijk tengah menanjak sejak pindah dari Telstar ke FC Den Bosch pada Juli 2025. Meski berstatus pemain U-21, bek serba bisa ini sudah mencatatkan sembilan penampilan bersama tim senior di kasta kedua Liga Belanda.
“Level di klub sekarang jauh lebih baik secara teknik dan individu. Saya merasa jauh lebih fit sekarang setelah sempat cedera musim lalu. Tinggi saya sekarang mencapai 195 cm, dan itu menjadi modal bagus di lini belakang,” jelasnya.
Menariknya, Damian mengaku bahwa pintu komunikasi dengan PSSI sudah terbuka. Ia mengonfirmasi telah menjalin kontak dengan pihak federasi untuk membahas peluang membela tanah leluhurnya. “Sudah ada komunikasi (dengan PSSI), dan kita lihat saja perkembangannya nanti,” tutup Damian.










