Bek andalan Timnas Indonesia, Calvin Verdonk baru-baru ini buka suara terkait pengalamannya bermain dibawah asuhan Patrick Kluivert.
Sejak dinaturalisasi menjadi WNI, Calvin Verdonk memang selalu menjadi pilihan Timnas Indonesia dibawah asuhan Shin Tae-yong maupun Patrick Kluivert.
Bahkan pada saat laga debut Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia, Calvin Verdonk berhasil menjadi pemain kepercayaan Patrick Kluivert untuk menghadapi Timnas Australia dan Bahrain.
Disaat Patrick Kluivert tengah membaca dan beradaptasi dengan tim, Calvin Verdonk langsung mendapat kepercayaan dari sang pelatih.
Kesempatan ini tentunya tak akan dibuang begitu saja oleh Verdonk.
“Bagus. Sangat jelas,” ucap Verdonk dalam wawancara dengan Voetbalprimeur.
Verdonk mengakui jika laga melawan Timnas Australia tak berjalan dengan baik.
Namun bek berusia 25 tahun ini menyatakan jika laga melawan Australia sejatinya tak sepenuhnya menunjukkan performa buruk dari Timnas Indonesia.
Sebagai informasi, pada saat melawan Timnas Australia, Calvin Verdonk dan kawan-kawan harus bertekuk lutut dengan skor telak 5-1 d Sydney Football Stadium, Australia.
“Laga pertama tidak bagus. Saya tidak berpikir bahwa kami bermain terlalu buruk saat memainkan laga pertama lawan Australia.”
“Saya rasa dua sepak pojok… tiga sepak pojok dan satu penalti jadi momen untuk mereka. Kami juga gagal mengeksekusi penalti dan kemudian kami kalah 5-1,” ujar Verdonk.
Namun saat Timnas Indonesia menelan kekalahan memalukan atas Australia dengan skor 5-1, Calvin Verdonk dan kawan-kawan berhasil bangkit dan bisa meraih kemenangan atas Bahrain dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan itu juga yang membuat Timnas Indonesia masih memiliki asa untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2026 mendatang.
“Namun kami sangat kuat saat tampil di kandang . Kami mendapatkan banyak energi dari suporter dan saya rasa kami masih bisa terus bermimpi,” kata Verdonk.