liganusantara.com – ,Jakarta Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, memberikan pujian kepada timnya meski gagal meraih kemenangan pada laga Derbi Jawa Tengah melawan Persijap Jepara di pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.
Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Kamis (5/3/2026) malam WIB itu berakhir dengan skor imbang 0-0, membuat kedua tim harus puas berbagi angka.
Menurut Milomir Seslija, tim Laskar Sambernyawa tampil sesuai ekspektasi dan bahkan menampilkan performa terbaiknya sepanjang musim ini.
“Saya prediksi ini akan menjadi pertandingan yang seru dan menarik. Secara taktik, ini mungkin adalah penampilan terbaik kami sejauh musim ini,” kata Milomir.
“Persijap memang tim yang solid dengan banyak pemain berkualitas dan berbahaya. Secara pertahanan, mereka sangat kompak, tetapi kami mampu mengendalikan permainan dan tidak banyak memberi peluang,” tambah pelatih asal Bosnia-Herzegovina tersebut.
Kesulitan Mengubah Peluang Jadi Gol

Meski tampil baik, Milomir menyoroti ketidakmampuan timnya untuk memaksimalkan sejumlah peluang emas. Menurutnya, Persis sebetulnya beberapa kali memiliki kesempatan mencetak gol, namun gagal dikonversi menjadi angka.
“Kami sebenarnya memiliki banyak peluang, namun belum beruntung. Kami bisa menahan lawan agar tidak menciptakan peluang, tapi sayangnya kami gagal memanfaatkan kesempatan yang ada,” ujar Milomir.
Peluang terbesar Persis hadir pada awal babak kedua, saat mereka bermain melawan 10 pemain Persijap setelah Jose Luis Espinosa Aroyo menerima kartu merah pada menit ke-78.
Kurang Beruntung di Laga Ini
Milomir menilai timnya hanya kurang beruntung pada pertandingan tersebut. Ia tetap memberikan apresiasi atas usaha pemainnya yang tampil maksimal meski gagal membawa pulang kemenangan.
“Saya ingin memuji karakter pemain saya. Kami tidak datang ke sini untuk bertahan, melainkan bermain menyerang dengan dua striker dan satu gelandang serang,” jelasnya.
“Kami memang merasa kurang beruntung karena tidak bisa mencetak gol. Terima kasih juga kepada suporter Persis yang hadir jauh-jauh untuk mendukung tim,” imbuh pelatih berusia 61 tahun itu.
Pemain Tetap Memberikan Segalanya
Gelandang Persis, Zanadin Fariz, mengakui timnya punya sejumlah peluang untuk memenangkan pertandingan, namun tidak mampu memanfaatkannya.
“Pertandingan ini memang sulit. Meskipun lawan mendapatkan kartu merah, mereka tetap bermain kompak, sehingga menyulitkan kami mencetak gol,” kata Zanadin.
“Kami sebenarnya punya beberapa peluang emas untuk mencetak gol, tetapi sayangnya tidak ada yang berhasil dimaksimalkan,” tambah pemain yang akrab dipanggil Ucil itu.








