liganusantara.com – ,Jakarta Bhayangkara FC harus menelan pil pahit usai takluk 1-2 dari Borneo FC pada laga pekan ke-20 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (7/2/2026) sore WIB itu memperlihatkan perbedaan konsistensi kedua tim sepanjang 90 menit.
Tim berjuluk The Guardians of Saburai sebenarnya tampil menjanjikan di babak pertama. Mereka bahkan sukses unggul lebih dulu melalui gol Privat Mbarga di masa injury time menit ke-45+5. Keunggulan tersebut sempat memberi harapan, terlebih Bhayangkara FC datang dengan modal positif dari dua laga tandang sebelumnya—imbang 1-1 kontra Persita dan menang 2-1 atas Malut United.
Namun situasi berubah drastis selepas jeda. Bhayangkara FC gagal menjaga intensitas permainan, sementara Borneo FC tampil lebih stabil dan terorganisir. Tekanan berkelanjutan dari Pesut Etam akhirnya membuahkan hasil dengan dua gol balasan. Komang Teguh menyamakan kedudukan pada menit ke-50, sebelum Ikhsan Nul Zikrak memastikan kemenangan Borneo FC lewat gol di menit ke-77. Kiper Aqil Savik pun harus dua kali memungut bola dari gawangnya.
Paul Munster Akui Performa Tim Menurun

Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, tak menampik bahwa performa timnya mengalami penurunan signifikan di paruh kedua pertandingan. Kondisi tersebut menjadi faktor utama kegagalan mereka mempertahankan keunggulan.
“Kami tampil cukup baik di babak pertama dan mampu mencetak gol. Tapi di babak kedua permainan kami menurun. Kami kecewa karena kebobolan dari situasi bola mati dan tidak mampu menghentikan serangan Borneo FC,” ujar Munster.
Pelatih asal Irlandia Utara itu juga menilai lawan tampil dengan motivasi tinggi. Menurutnya, ambisi besar Borneo FC untuk meraih kemenangan terlihat jelas sepanjang pertandingan.
“Saya melihat Borneo FC sangat bernafsu untuk menang. Kami sebenarnya menciptakan sejumlah peluang, tetapi mereka bermain lebih disiplin dan taktis,” tambahnya.
Strategi Jitu Borneo FC Demi Kejar Persib

Sementara itu, pelatih Borneo FC Fabio Lafundes memuji respons timnya di babak kedua yang dinilai krusial dalam membalikkan keadaan. Ia menyoroti peran pergantian pemain yang memberikan dampak positif.
“Perubahan yang kami lakukan berjalan efektif. Di babak kedua kami bermain lebih agresif dan berhasil mencetak dua gol. Tidak ada laga yang mudah di liga ini, dan ke depan situasinya bisa saja serupa,” kata Lafundes.
Pelatih asal Brasil tersebut juga mengungkapkan bahwa kemenangan Persib Bandung atas Malut United menjadi pemicu semangat tambahan bagi skuadnya.
“Kami tahu Persib kembali menang dan masih memimpin klasemen. Jika ingin tetap bersaing, kami juga harus meraih kemenangan. Sejak awal musim, target kami adalah menjaga konsistensi hingga kompetisi berakhir,” tuturnya.
Berkat kemenangan ini, Borneo FC kini mengoleksi 46 poin dan hanya terpaut satu angka dari Persib yang masih bertengger di puncak klasemen.








