Liganusantara.com, Jakarta – Persaingan menuju gelar juara BRI Super League 2025/26 semakin memanas, dan Borneo FC Samarinda masih berada dalam jalur perebutan trofi. Setelah menjalani laga sengit menghadapi Persib Bandung, skuad Pesut Etam kini memfokuskan perhatian pada sembilan pertandingan terakhir yang akan menentukan posisi mereka di akhir musim.
Saat ini Borneo FC menempati peringkat kedua klasemen dengan koleksi 54 poin. Konsistensi yang ditunjukkan sepanjang kompetisi membuat mereka tetap menjadi pesaing kuat. Namun, selisih empat angka dari Persib di puncak serta tekanan dari Persija Jakarta di bawahnya menjadikan setiap laga tersisa memiliki arti penting.
Pelatih Fabio Lefundes menegaskan timnya siap menghadapi tekanan pada fase penentuan. Ia menilai periode akhir musim menjadi ujian mental sekaligus konsistensi permainan. Menurutnya, seluruh pemain berkomitmen untuk terus berjuang hingga kompetisi berakhir.
Keyakinan serupa juga disampaikan manajer tim, Dandri Dauri. Ia menilai peluang meraih gelar masih terbuka, asalkan tim mampu menjaga fokus dan memaksimalkan momen penting. Ketelitian dalam setiap pertandingan dianggap sebagai faktor penentu.
Memasuki bulan April, Borneo FC akan menghadapi rangkaian laga krusial. Mereka dijadwalkan bertemu Madura United FC, PSBS Biak, dan Semen Padang FC. Pertandingan tersebut dipandang sebagai partai penting yang harus dimenangkan untuk menjaga peluang juara.
Dengan persaingan yang semakin ketat, setiap laga akan diperlakukan layaknya final. Kesalahan kecil dapat memengaruhi posisi klasemen, sehingga Borneo FC dituntut tampil konsisten agar tetap berada dalam jalur perebutan gelar hingga akhir musim.












