Pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, memberikan tanggapannya terkait kondisi sepak bola Indonesia.
Pelatih asal Belanda itu memiliki waktu yang singkat untuk memantau pemain lokal yang bermain di Liga 1 ke berbagai daerah saat sebelum menghadapi Timnas Australia.
Patrick Kluivert memiliki waktu selama dua bulan lebih untuk menonton langsung beberapa laga di BRI Liga 1 2024/2025.
Hasilnya ada 8 pemain yang dinilai cocok untuk masuk ke dalam daftar skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday pada bulan Maret ini.
8 pemain tersebut adalah Ricky Kambuaya, Septian Bagaskara, Ramadhan Sananta, Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Muhammad Ferarri, Hokky Caraka dan Ernando Ari.
Patrick Kluivert mengatakan selama dirinya blusukan ke beberapa pertandingan BRI Liga 1 musim ini, dirinya berkata jujur jika sepak bola Indonesia masih dalam tahap berkembang.
Ia tak bisa mengatakan baik saat ini, karena segalanya masih dalam tahap bisa meningkat di masa depan.
“Baik, sepak bola Indonesia terutama lokal benar-benar sedang dibangun,” kata Patrick Kluivert dalam konferensi pers jelang laga lawan Australia.
“Mereka akan melakukan hal-hal hebat di masa mendatang.”
“Levelnya bisa sedikit lebih baik, tetapi saya puas dengan apa yang saya lihat,” tambahnya.
Patrick Kluivert mengatakan jika waktu dua bulan belum cukup untuk bisa melihat potensi-potensi dari pemain-pemain di daerah.
Namun, mantan pelatih FC Barcelona itu sangat menantikan perkembangannya seiring waktu ia melatih Timnas Indonesia.
“Tetapi negara ini sangat luas, dengan potensi yang sangat besar dalam hal pemain, pada perekrutannya,” kata Patrick Kluivert.
“Jadi saya sangat positif dalam sepak bola Indonesia,” tambahnya.
“Tidak, mengubah banyak hal saat ini tidak mungkin,” kata Patrick Kluivert.
“Tetapi pastinya ada hal-hal yang tidak bisa saya jelaskan di sini.”
“Akan ada beberapa hal yang berubah, tentu di antara kami (pelatih dan pemain),” tambahnya.
“Jika saya bisa tentu (ingin memenuhi ekspektasi fans), saya akan berusaha tentunya, tidak mudah,” kata Patrick Kluivert.
“Seperti yang dikatakan Jay, coach Shin Tae-yong di sini selama 5 tahun, melakukan pekerjaan bagus, memperoleh banyak respek di Indonesia.”
“Tetapi kami punya 2 kali latihan, pemain datang terlambat, tetapi sekali lagi itu bukan alasan.”