Liganusantara.com, Jakarta – Menjelang duel krusial di leg kedua babak 16 besar AFC Champions League (ACL) 2 2025/2026, bek asing Persib Bandung, Federico Barba, menebar optimisme tinggi. Meski membawa beban berat akibat kekalahan 0-3 di pertemuan pertama, Maung Bandung siap mengamuk saat menjamu Ratchaburi FC di markas sendiri.
Pertandingan penentuan ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026) malam. Kehadiran ribuan Bobotoh diharapkan menjadi “pemain ke-12” yang mampu meruntuhkan mental tim tamu asal Thailand tersebut.
Evaluasi dari Kesalahan di Thailand

Federico Barba mengakui bahwa hasil di leg pertama sangat mengecewakan. Namun, bek asal Italia ini menegaskan bahwa timnya tidak kehilangan kepercayaan diri.
“Hasil kemarin memang sulit, tapi kami tetap optimis. Kami menyadari adanya sejumlah kesalahan yang dilakukan, namun kami sudah belajar dari situ,” tutur Barba saat ditemui di Bandung, Selasa (17/2/2026).
GBLA Sebagai Benteng Pertahanan Terkuat
Barba melihat peluang Persib untuk lolos ke perempat final masih terbuka lebar. Salah satu faktor kuncinya adalah efektivitas serangan. Meski kalah telak di leg pertama, Persib sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang berbahaya.
“Kami memiliki banyak momen untuk mencetak gol di laga kemarin. Kini, saat bermain di kandang, kami akan jauh lebih tangguh. Sejujurnya, Persib sangat kuat saat tampil di hadapan pendukung sendiri,” tegasnya.
Kobaran Semangat “Balas Dendam”
Bagi Barba, menonton kembali rekaman pertandingan leg pertama justru membakar semangat tim. Ia merasa Persib secara kualitas berada di level yang sama, bahkan mampu bermain lebih dominan daripada Ratchaburi FC.
“Kami merasa marah saat melihat ulang pertandingan itu karena kami tahu bisa memberikan performa yang jauh lebih baik. Besok, kami akan tampil habis-habisan untuk membuktikannya. Kami berada di level yang setara dan kami mampu membalikkan keadaan,” pungkasnya penuh keyakinan.
Dengan misi mengejar defisit tiga gol, Persib dipastikan akan bermain menyerang sejak menit awal demi menjaga mimpi di kompetisi elit level Asia tersebut.










