liganusantara.com – ,Jakarta PSBS Biak dijadwalkan menghadapi Semen Padang pada pekan ke-25 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi kedua tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi demi mempertahankan posisi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, laga antara PSBS Biak melawan Semen Padang akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, pada Senin (9/3/2026) pukul 20.30 WIB. Pertandingan tersebut juga dapat disaksikan melalui layanan live streaming di Vidio.
Saat ini, PSBS menempati posisi ke-16 klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 18 poin. Sementara itu, Semen Padang berada di peringkat terbawah setelah mengumpulkan 17 poin dari pertandingan yang telah dijalani.
Dengan posisi kedua tim yang sama-sama berada di zona merah, duel ini diprediksi berlangsung sengit sejak awal pertandingan. Kedua tim tentu akan tampil maksimal demi meraih poin penuh.
PSBS Tanpa Aktivitas Transfer
PSBS Biak diketahui memiliki nilai pasar skuad sekitar Rp40,41 miliar. Nilai tersebut menjadikan tim berjuluk Badai Pasifik itu berada di posisi paling rendah dalam daftar valuasi pemain dari 18 peserta BRI Super League musim ini.
Pada bursa transfer paruh musim, PSBS tidak melakukan perekrutan pemain baru. Hal itu terjadi karena klub asal Papua tersebut sedang menjalani sanksi dari FIFA yang membuat mereka tidak bisa mendaftarkan pemain tambahan.
Meski demikian, PSBS masih memiliki beberapa pemain yang menjadi andalan. Dua pemain asing mereka, Ruyery Blanco dan Luquinhas, menjadi motor utama di lini serang tim.
Blanco tampil cukup tajam sepanjang musim dengan koleksi 10 gol serta dua assist dari 20 pertandingan. Sementara itu, Luquinhas juga menunjukkan performa konsisten dengan menyumbang enam gol dan enam assist dari 23 laga yang dimainkan.
Produktivitas kedua pemain tersebut membuat lini depan tim asuhan Marian Mihail tetap memiliki daya gedor yang patut diperhitungkan oleh lawan.
Performa Semen Padang Belum Stabil
Di kubu Semen Padang, nilai pasar skuad tercatat sedikit lebih tinggi dibanding PSBS, yakni sekitar Rp65,79 miliar. Meski demikian, secara performa tim berjuluk Kabau Sirah itu belum menunjukkan perkembangan signifikan sepanjang musim ini.
Pada paruh musim, manajemen Semen Padang melakukan perubahan dalam komposisi pemain. Beberapa nama seperti Cornelius Stewart, Bruno Gomes, dan Pedro Matos dilepas dari tim.
Sebagai penggantinya, klub mendatangkan sejumlah pemain baru, di antaranya Jaime Goraldo, Kazaki Nakagawa, Kianz Froese, Guillermo Fernandez, Maicon da Silva, Boubakary Diarra, hingga Diego Mauricio.
Namun sejauh ini, kontribusi para pemain anyar tersebut belum terlalu menonjol. Dari deretan rekrutan tersebut, hanya empat pemain yang berhasil mencetak gol, masing-masing satu kali.
Sementara itu, pemain lainnya masih kesulitan memberikan dampak besar di lini serang. Kondisi ini membuat tim asuhan Imran Nahumarury harus bekerja lebih keras untuk memperbaiki performa mereka pada sisa pertandingan musim ini.








