Liganusantara.com, Jakarta – PSM Makassar meraih hasil maksimal saat menjamu Persik Kediri pada pekan ke-29 Super League 2025/2026. Bermain di hadapan publik sendiri, tim berjuluk Juku Eja tampil efektif dan menutup pertandingan dengan kemenangan 3-1.
Tambahan tiga poin ini sangat berarti bagi PSM dalam upaya menjauh dari zona degradasi. Mereka kini naik ke posisi ke-13 klasemen dengan koleksi 31 poin, sekaligus memperlebar jarak dari tim-tim di papan bawah.
Babak Pertama: PSM Pecah Kebuntuan Lewat Penalti
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, berjalan dengan tempo tinggi sejak awal. Kedua tim tampil agresif, namun tuan rumah lebih mampu memanfaatkan peluang.
PSM akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-37 melalui titik putih. Yuran Fernandes yang dipercaya sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang dan membawa timnya unggul 1-0 hingga jeda.
Babak Kedua: Dominasi Tuan Rumah Berlanjut
Memasuki paruh kedua, PSM tetap tampil menekan. Hasilnya terlihat ketika Sheriddin Boboev sukses mencetak gol kedua usai menerima umpan matang dari M. Arfan.
Dalam posisi tertinggal dua gol, Persik Kediri mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Beberapa peluang sempat tercipta, termasuk dari Jose Enrique yang digagalkan kiper Hilmansyah. Upaya lain dari Bayu Otto juga belum membuahkan hasil setelah bola membentur mistar.
Persik Sempat Bangkit, PSM Kunci Kemenangan
Persik akhirnya mendapat peluang memperkecil ketertinggalan lewat penalti setelah terjadi pelanggaran di kotak terlarang. Ernesto Gomez yang menjadi algojo sukses mencetak gol dan membuat skor berubah menjadi 2-1.
Namun, PSM memastikan kemenangan di masa injury time. Serangan balik cepat berhasil dimaksimalkan oleh Luka Cumic yang mencetak gol ketiga sekaligus menutup pertandingan dengan skor 3-1.
Momentum Penting Jauhi Zona Degradasi
Kemenangan ini menjadi dorongan moral yang signifikan bagi PSM Makassar dalam menghadapi sisa kompetisi. Selain meningkatkan posisi di klasemen, performa solid di laga ini menunjukkan bahwa tim mulai menemukan konsistensi yang dibutuhkan.
Sementara itu, Persik Kediri harus segera melakukan evaluasi, terutama dalam hal efektivitas serangan dan koordinasi lini belakang agar tidak terus kehilangan poin penting.












