Liganusantara.com, Jakarta – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menilai kompetisi BRI Super League 2025/26 menjadi musim paling menantang dalam tiga tahun terakhir. Menurutnya, ketatnya perebutan gelar membuat liga semakin menarik bagi pendukung dan penggemar sepak bola nasional.
Persib sebelumnya mampu mendominasi dua musim terakhir. Pada edisi 2023/2024, tim berjuluk Maung Bandung meraih gelar melalui format penentuan juara di akhir kompetisi dengan performa meyakinkan. Dominasi juga berlanjut pada musim 2024/2025 ketika Persib memastikan gelar lebih cepat setelah mengumpulkan poin yang sulit dikejar rival.
Situasi berbeda terjadi musim ini. Meski masih berada di puncak klasemen dengan koleksi poin tinggi hingga pekan ke-27, posisi Persib belum sepenuhnya aman. Mereka hanya unggul tipis dari Borneo FC Samarinda yang terus menempel ketat, sementara Persija Jakarta juga tetap menjaga peluang dalam perebutan gelar.
Hodak menyebut persaingan kini semakin mengerucut. Jika sebelumnya ada empat tim yang bersaing, kini hanya tiga klub yang masih memiliki peluang realistis menjadi juara. Ia menilai kondisi ini membuat setiap pertandingan tersisa menjadi sangat krusial.
Menurut pelatih asal Kroasia tersebut, meskipun Persib memiliki sedikit keuntungan, peluang masih terbuka hingga pekan terakhir. Ia menambahkan bahwa kompetisi yang ketat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi klub, tetapi juga bagi suporter, media, dan perkembangan sepak bola secara keseluruhan.












