Liganusantara.com, Jakarta – Persija Jakarta harus menerima kekalahan saat menghadapi Bhayangkara FC dalam lanjutan Super League 2025/2026. Sempat memimpin lebih dahulu, tim ibu kota yang kehilangan satu pemain di awal babak kedua akhirnya tak mampu menahan tekanan tuan rumah dan kalah tipis 2-3.
Pertandingan yang digelar di Stadion Sumpah Pemuda, PKOR Way Halim, Lampung, Minggu (5/4/2026), diawali dengan start cepat dari Persija. Laga baru berjalan satu menit ketika Rayhan Hanan sukses mencetak gol melalui sundulan tajam setelah menyambut umpan silang Allano. Gol cepat tersebut membuat ritme pertandingan langsung meningkat.
Bhayangkara FC mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-28 saat Moussa Sidibe mencetak gol dari jarak dekat. Sontekannya tak mampu dihentikan kiper Cyrus Margono sehingga skor berubah menjadi 1-1. Kedudukan ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, situasi berbalik merugikan Persija. Pada menit ke-48, Jordi Amat melakukan pelanggaran terhadap TM Ichsan dan menerima kartu kuning kedua. Persija pun harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain setelah kehilangan salah satu pilar di lini belakang.
Meski bermain dengan jumlah pemain lebih sedikit, Persija sempat kembali unggul pada menit ke-61. Gol kedua mereka lahir dari tendangan bebas Fabio Calonego yang meluncur deras ke gawang Bhayangkara FC.
Namun, keunggulan tersebut memicu tekanan intens dari tuan rumah. Bhayangkara FC meningkatkan agresivitas serangan dan akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-85 lewat sepakan Dendy Sulistyawan yang membuat skor kembali imbang 2-2.
Drama pertandingan terjadi di masa tambahan waktu. Moussa Sidibe mencetak gol keduanya setelah memanfaatkan umpan dari I Putu Gede Juni Antara. Gol tersebut memastikan kemenangan 3-2 untuk Bhayangkara FC sekaligus memperpanjang catatan enam kemenangan beruntun mereka.
Bagi Persija, hasil ini memperpanjang tren tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir. Mereka tetap berada di posisi ketiga klasemen dengan 52 poin, namun jarak dengan tim-tim pesaing di papan atas semakin ketat.












